Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Entrepreneur » Baksos Layanan KB Gratis DP3A dan KB Diminati 900 Warga Jember

Baksos Layanan KB Gratis DP3A dan KB Diminati 900 Warga Jember

Baksos Layanan KB Gratis DP3A dan KB Diminati 900 Warga Jember

Jember (titik0km.com) – Disaat banyak pasangan suami istri yang merasa kesulitan untuk memiliki keturunan, 900 warga di Jember ini justru memilih untuk mencegah tidak hamil meski sudah berhubungan suami istri, dan jumlah ini target yang dipenuhi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3A dan KB) Pemkab Jember di tahun 2018.

“Hari ini merupakan kegiatan Bakti Sosial yang ke sekian kalinya untuk program pelayanan KB Gratis yang dilakukan oleh DP3AKB bekerjasama dengan Kodim 0824 Jember, dimana ada 200 peserta layanan KB gratis dengan metode Operasi MOW untuk wanita dan MOP untuk Pria,” ujar Kepala DP3A dan KB Pemkab Jember Dra. Ita Poeri melalui Drs. Rijadi Budi Tjahjono Kabid KB dan KS.

DP3A dan KB Pemkab Jember sangat Optimis target 900 peserta pengguna Akseptor MOW dan MOP di tahun 2018 ini bisa tercapai bahkan melebih, karena banyaknya masyarakat di Jember yang antusias untuk mengikuti program berhenti memiliki anak.

“Di Jember antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti program berhenti memiliki anak, sejak program MOW dan MOP di gulirkan BKKBN Propinsi pada tahun 2003 lalu, peminat KB di Jember terus meningkat dan selalu tertinggi peminatnya dibandingkan kabupaten lain di Jawa Timur,” tambah Budi Ho panggilan akrab Rijadi Budi Tjahjono.

Namun untuk mensukseskan program ini, pihaknya mengakui peran dari TNI dan beberapa kader KB yang ada di setiap dusun di wilayah Jember sangat besar, terutama dari kalangan Babinsa.

“Kami sangat bersukur bisa kerjasama dan bersinergi dengan Babinsa serta kader-kader KB yang ada di Desa maupun kelurahan, dari mereka-mereka memberikan pemahaman menjadikan setiap tahunnya peminat KB metode MOW dan MOP di Jember terus meningkat,” beber Budi Ho.

Metode operasi wanita (MOW) ialah mengikat sel telur sehingga tidak bisa di buahi oleh sel sperma, begitu juga dengan Metode Operasi Pria (MOP), sel sperma dibuat kanalisasi sehingga sel sperma tidak bisa membuahi sel telur.

Budi Ho menyatakan, dalam waktu dekat, untuk menyatukan kader kader KB yang ada di Jember yang telah sukses memberikan pendidikan dan pemahaman tentang serta memberikan penyuluhan kepada masyarakat di Jember pihak DP3A dan KB beserta BKKBN Propinsi Jatim akan menggelar Jambore Kader KB.

“Tahun ini, rencananya di bulan Agustus kami akan menggelar Jambore kader KB yang ada di Jember, namun kami masih mau menyesuaikan jadwal Bupati dulu, tujuan dari jambore ini, selain untuk mempertemukan kader-kader yang telah berhasil memberikan penyuluhan pentingnya layanan KB, juga untuk menambah wawasan,” pungkas Budi Ho. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top