Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Bisnis » Beginilah Cara Developer Puri Dharmawangsa Berbagi Rezeki Dengan Anak Yatim

Beginilah Cara Developer Puri Dharmawangsa Berbagi Rezeki Dengan Anak Yatim

Beginilah Cara Developer Puri Dharmawangsa Berbagi Rezeki Dengan Anak Yatim

Jember (titik0km.com) – Sebagian dari harta yang kita miliki ada hak anak yatim, hadist ini dipegang teguh oleh Developer Puri Dharmawangsa yang membangun hunian perumahan di Desa Antirogo Kecamatan Arjasa Jember, saat memberikan santunan kepada 11 anak yatim pada Sabtu (21/4/2018) di rumah makan Pangestu pusat yang ada di belakang RRI Jember.

Tidak hanya itu, santunan kepada anak yatim dan tidak mampu ini akan ditingkatkan dengan mengangkatnya sebagai anak asuh oleh managemen Developer Puri Dharmawangsa, dengan cara memberikan hak anak yatim dari gaji yang diterima karyawannya.

“Acara santunan ini untuk mengungkapkan rasa syukur kami, atas terjualnya 30 unit rumah dalam tempo waktu 1 bulan 10 hari, kami memberikan bingkisan dan uang kepada anak yatim yang kami ambil dari 2,5 % gaji kami, karena ada hadist yang menyebutkan bahwa harta yang kita miliki 2,5 persennya adalah milik anak yatim,” ujar wakil Direktur Dimas Kurniawan kepada sejumlah wartawan.

Tidak hanya memberikan santunan kepada 11 anak yatim, seluruh karyawan dan managemen Puri Dharmawangsa sudah sepakat untuk memotong gajinya 2,5%, dimana uang ini dikumpulkan untuk mencukupi kebutuhan anak yatim yang juga dijadikan anak asuhnya.

“Saya yakin, harta yang kita berikan kepada yang berhak, tidak akan berkurang, Tuhan akan menggantinya dengan berlipat, dan komitmen ini kami pegang,” tambah Dimas.

Perumahan Puri Dharmawangsa ini juga berbeda dalam memasarkan hunian yang dibangunnya dengan perumahan pada umumnya, jika perumahan pada umumnya, setiap calon pembeli harus menunggu persetujuan pihak bank serta menunggu realisasi, tidak hanya itu, calon pembeli juga akan dilakukan BI cheking, yaitu sistem pengecekan yang dilakukan oleh Bank Indonesia, apakah calon pembeli pernah melakukan tunggakan kredit, tentu jika calon pembeli pernah nunggak kredit baik sepeda motor maupun kredit lainnya, maka pihak bank tidak akan menyetujui permohonan calon pembeli untuk memiliki rumah impian.

“Kalau di perumahan lain, tentu akan menunggu persetujuan dari pihak bank atau harus sudah bekerja dan ber KTP Jemer, tapi kalau di perumahan kami, pembeli tidak perlu menunggu realisasi atau menjalani BI Checking, karena perumahan kami tidak bekerja dengan bank, dan tentu 100% pasti di ACC, dan ini riil, karena kami juga menggandeng notaris,” tambah Dimas.

Puri Dharmawangsa sendiri dibangun diatas lahan seluas 2,2 hektar, yang nantinya akan dibangun sebanyak 184 unit rumah dengan 2 type, yaitu type 30/60 dan type 40/72, dengan angsuran yang murah dan uang muka yang ringan, “Yang jelas kami memberikan bukti bukan janji, saat ini sudah 30 unit yang sudah kami bangun,” pungkas Dimas. (*)

 

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top