Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Wisata » Info Wisata » Berkunjung Ke Ulama Ternama Di Mekkah

Berkunjung Ke Ulama Ternama Di Mekkah

Berkunjung Ke Ulama Ternama Di Mekkah

kontributor titik0km bersama Syeikh Muhammad bin Ismail MEKKAH (titik0km.com)Beberapa Ma‘had atau yang lazim disebut Pesantren di Makkah memiliki hubungan emosional dan spiritual yang erat  dengan Indonesia. Ini karena di ma’had-ma’had tersebut banyak pelajar yang berasal dari Indonesia. Salah satu ma’had yang menjadi tempat belajar santri dari Indonesia adalah ma’had yang diasuh oleh Syeikh Muhammad bin Ismail. Kunjungan ke ma’had yang diasuh oleh Muhammad bin Ismail kali ini, dilaporkan langsung dari Makkah al Mukarramah Saudi Arabia, oleh kontributor lepas titik0km.com, Iqbal Kholidi.

Berkunjung ke ulama ternama seperti Syeikh Muhammad bin Ismail,merupakan kesempatan yang langka, apalagi kemudian diterima dan bersilaturrahim ke ulama tersebut. Jika ada kesempatan kesempatan, Syeikh Muhammad bin Ismail menerima tamu dalam jumlah yang terbatas. Alhamdulillah, kami dan beberapa Jamaah Umroh dari Jember, bisa silaturrahim dan bertemu secara pribadi dengan Syeikh Muhammad bin Isma’il di Mekkah yang banyak menjadi jujugan belajar santri yang berasal Indonesia ini.

iqbal bersama Syeikh Muhammad bin Ismail 1Rombongan tiba di ma’had Syeikh Muhammad bin Ismail tepat pk 20.00 waktu Mekkah Saudi Arabia, bersama dalam rombongan ini adalah Ny. Hj. Muthmainnah dari Pondok Pesantren MHI Jember, Ny. Hj. Sus dari Pondok Pesantren Genggong Probolinggo, KH. Ghozali dari Surabaya, KH. Syarif dari Bangkalan Madura, dan beberapa jamaah umroh dari Jember.

Kedatangan kami langsung di sambut oleh para santri ma’had di depan gerbang pesantren, kemudian dengan ramah mengantar kami ke ruang auditorium ma’had. Di dalam ruangan luas, sejuk dan bersih ini, ternyata sudah menunggu beberapa tamu untuk bertemu dengan Syeikh Muhammad bin Ismail, salah satunya adalah seorang ulama asal Yaman beserta pengikutnya dan seorang Ulama lagi asal Banjarmasin.

Setelah menunggu beberapa saat, kemudian Syeikh Muhammad keluar dari ruangan pribadinya, beliau langsung menyapa dan menyalaminya satu-persatu tamunya dengan ramah. Karena sudah memasuki waktu Sholat Isya‘, Syeikh Muhammad kemudian mengajak semua yang hadir untuk melaksanakan sholat berjamaah. Setelah sholat Isya’ kemudian di sambung dengan dzikir bersama di pimpin langsung oleh Syeikh Muhammad.

Santri Syeikh Muhammad semua dari IndonesiaPada saat dzikir bersama selesai, kemudian datang puluhan pelajar ma’had yang semuanya adalah dari Indonesia, kami sempat menyapa beberapa pelajar tersebut. Para santri tersebut ada yang berasal dari Sidoarjo, Lumajang dan Madura. Kedatangan para pelajar itu tidak lain untuk mengikuti kajian Ilmu Syeikh Muhammad. Sehubungan malam itu Syeikh Muhammad kedatangan tamu, maka kajian ilmu sengaja di liburkan, sebagai gantinya Syeikh Muhammad memberikan Tausyiah atau ceramah agama kepada seluruh tamu dan pelajar yang hadir.

Dalam Tausyiahnya, Syeikh Muhammad mengatakan “Bercanda secara berlebihan bisa mengeraskan hati dan mengurangi daya ingat,” ujarnya dengan lembut. “Tinggalkanlah perbuatan yang tidak bermanfaat, karena itu membuang-buang waktu dan menghabiskan usia kita, jagalah organ tubuh kita dari semua jenis perbuatan maksiat,” kata Ulama bergelar Doktor ini.

“Untuk mengetahui seseorang memperoleh Rejeki dengan cara halal atau haram, secara umum bisa di lihat dari bagaimana cara ia mempergunakan rizki itu, apakah untuk suatu hal yang halal ataukah hal yang haram,” papar Syeikh Muhammad kepada jamaah dan santri yang hadir malam itu.

dijamu makan oleh Syeikh Muhammad bin IsmailSetelah memberikan tausyiah ini di tutup dengan do’a ulama dari Yaman, kemudian di lanjutkan dengan makan bersama Syeikh Muhammad.Ketika acara berakhir semua tamu Syeikh Muhammad yang hadir, termasuk jamaah umroh dari Jember di beri sebuah cindera mata atau kenang-kenangan dari Syeikh Muhammad Bin Ismail. (mjl)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top