Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Bisnis » Bupati Faida Bagikan KIS kepada 3116 KK

Bupati Faida Bagikan KIS kepada 3116 KK

Bupati Faida Bagikan KIS kepada 3116 KK

Jember $titik0km.com) – Komitmen kuat tetap digenggam Bupati Jember, dr.Faida.MMR. Sebagai kesungguhan dalam merealisasikan 22 Janji Kerja yang dicanangkan bersama Wakil Bupati Jember, Drs. KH. Muqit Arief, Bupati Faida membagikan Kartu Indonesia Sehat (KiS). Pembagian KIS ini merupakan wujud dari realisasi program Jember Sehat Untuk Semua sebagaimana tertuang dalam 22 Janji Kerja.

Untuk realisasi program ini, Bupati Faida, dalam seminggu kedepan akan keliling kecamatan. Kegiatan ini dilakukan, selain untuk melihat langsung kehidupan masyarakat di daerah kecamatan juga untuk mendistribusikan Kartu Indonesia Sehat (KIS), 9/4.

Hari pertama dalam kegiatan ini dilakukan pendistribusian KIS di tiga tempat. Pembagian KIS untuk masyarakat Kecamatan Patrang, Sukorambi dan Panti, yang diikuti 1.116 KK, dipusatkan di Pondok Pesantren Al Muarif Al Mubarak, Kecamatan Patrang.

Untuk Kecamatan Sumbersari, pembagian KIS yang diikuti oleh 782 KK, dipusatkan di Ponpes At Taubah, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari. Sedang pembagian KIS untuk Kecamatan Kaliwates, dan Ajung yang diikuti 1.218 KK, dipusatkan di Ponpes Al Azhar, Muktisari, Kecamatan Kaliwates.

pembagian KIS seperti ini, menurut Bupati Faida tidak hanya diberikan kepada masyarakat kurang mampu saja. Akan tetapi Guru PAUD/RA, Guru ngaji dan Takmir Masjid seluruh kabupaten Jember juga akan didata dan akan diberikan KIS sebagai kartu asuransi kesehatan.

Karena itu, dalam hal penanganan masyarakat atau pasien yang sakit, bupati meminta, agar mendahulukan penangan pasiennya. “Adminduk diurus belakangan, yang terpenting pasiennya selamat,” imbaunya.

Dijelaskan, bahwa pemberian KIS kepada masyarakat ini merupakan program gratis dari Pemerintah. Oleh karenanya, jika ada yg meminta imbalan atas dibagikannya KIS tersebut, adalah pungli.

“Segera laporkan jika itu terjadi. Masyarakat sekarang harus berani melaporkan tindakan-tindakan tersebut,” tegasnya.

Untuk pejabat dan camat serta muspika se Kabupaten Jember, bupati menyatakan, akan memberikan aplikasi agar bisa mendeteksi seluruh ibu hamil yang ada di setiap kecamatan. “Jadi setiap ibu hamil yang mempunyai jadual pemeriksaan ibu hamil di puskesmas akan bisa terdeteksi oleh camat dan pejabat dinkes dan dinsos,” terangnya.(ind)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top