Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Features » Bupati Gelar Halal Bihalal dengan Kaum Difabel, Ini Yang Dilakukan

Bupati Gelar Halal Bihalal dengan Kaum Difabel, Ini Yang Dilakukan

Bupati Gelar Halal Bihalal dengan Kaum Difabel, Ini Yang Dilakukan

Jember (titik0km.com) – Tidak salah jika Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR mendapat predikat sebagai Bupatinya dhuafa dan kaum disabilitas, hal ini terlihat pada Kamis (28/6/2018) saat 1300 penyandang Disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (Perpenca) Jember diundang di Pendopo Wahya Wibawa Graha untuk mengikuti acara Halal bi Halal bersama dengan Bupati.

Selain menggelar acara Halal bi Halal antara Bupati Jember dengan penyandang disabilitas dan keluarganya, dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan layanan adminduk secara gratis meliputi pembuatan KK, KTP el, Kartu Identitas Anak (KIA) dan Akte Kelahiran secara gratis kepada penyandang disabilitas yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemkab Jember.

“Saya sudah komitmen dengan Kadispenduk agar Dispenduk mengutamakan layanan maupun apa yang menjadi keperluan penyandang disabilitas dengan besih dan tanpa pungli alias gratis, kalau sampai ada pungli silahkan lapor ke saya, nanti akan saya ganti tiga kali lipat,” tegas Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR disambut tepuk tangan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan 300 Adminduk yang sudah jadi kepada penyandang disabilitas secara simbolis, dan berpesan agar penyandang disabilitas tetap membantu pemerintah kabupaten Jember untuk mewujudkan janji kerja, yaitu Jember sebagai kabupaten yang ramah bagi poenyandang disabilitas.

Selain acara Halal bi Halal, pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi penampilan para penyandang disabilitas yang ditunjukkan dihadapannya sebagai kreasi yang bagus dan menghibur, “Ini menunjukkan bahwa kekurangan seseorang tidak akan menjadi penghalang bagi siapapun untuk berkreasi, terbukti, banyak anak-anak dari para disabilitas yang beprestasi dengan kemampuannya, setiap manusia itu punya kekurangan, tapi, yang terpenting kita bangun gotong royong dan saling membantu antara sesama. Itu yang paling penting,” pungkas Faida. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top