Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Features » Gelar Kerjasama Dengan Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI, Upaya Pemkab Jember Cegah Perdagangan Manusia

Gelar Kerjasama Dengan Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI, Upaya Pemkab Jember Cegah Perdagangan Manusia

Gelar Kerjasama Dengan Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI, Upaya Pemkab Jember Cegah Perdagangan Manusia

Jember (titik0km.com) – Jember sebagai kota yang memiliki garis pantai yang panjang serta terbuka untuk pintu masuk imigran dari negara asing, membuat Pemerintah Kabupaten Jember berupaya untuk melakukan penaggulangan, bekerjasama dengan Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI menggelar Forum Diskusi Masyarakat Tentang Penanggulangan Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia.

Acara yang digelar di Pendopo Wahya Wibawa Graha Pemkab Jember ini dihadiri oleh Bupati Jember dr. Hj. Faida, Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief, Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Cucu Koswala S.H M.Si, Kepal Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Propinsi Jawa Timur Muhammad Yanis, SH. MH serta Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH SIK.

“Jember memiliki garis pantai yang panjang, dimana ada di pantai tersebut juga merupakan perbatasan dengan negara lain yang sering dilalui oleh imigran, sehingga Jember sangat rentan menjadi daerah transit bagi Imigran, oleh karena itu kami menjalin kerjasama dengan Dirjen Keimigrasian untuk menanggulangi hal tersebut,” ujar Wakil Bupati Jember Drs. KH. Muqiet Arif.

Sementara Cucuk Koswala, kepada sejumlah wartawan mengatakan, pada awal Oktober lalu, Petugas Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta mengungkap penyalahgunaan paspor asal Malaysia yang diduga akan digunakan untuk tindak pidana perdagangan manusia ke negara-negara kawasan Eropa. Sindikat penyelundupan manusia menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara untuk transit sekaligus memberangkatkan orang-orang yang ilegal ke negara tertentu.

“Kasus ini terungkap dalam kasus penyelundupan manusia yang ditangani petugas Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, baru-baru ini, di mana sindikat tersebut hendak menyelundupkan manusia ke negara-negara di Eropa,” ujar Cucuk.

Tidak hanya itu, saat ini pihak imigrasi menahan penerbitan paspor untuk warga Indonesia yang diduga akan diberangkatkan menjadi TKI Ilegal, ada ribuan paspor yang ditahan pihak imigrasi, “Ada sekitar 4000 lebih paspor TKI yang diduga bermasalah, bukan kami mempersulit warga yang mau bekerja ke luar negeri, akan tetapi kami berusaha melindungi warga negara Indonesia dari sindikat perdagangan manusia,” pungkas Cucuk. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top