Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Entrepreneur » Hadapi Musim Hujan, BPBD dan Kodim Buka Posko Siaga Darurat Bencana Bersama

Hadapi Musim Hujan, BPBD dan Kodim Buka Posko Siaga Darurat Bencana Bersama

Hadapi Musim Hujan, BPBD dan Kodim Buka Posko Siaga Darurat Bencana Bersama

Jember (titik0km.com) – Tingginya curah hujan selama ini, terutama sejak Nopember hingga Januari mendatang, membuat Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember bersama dengan Kodim 0824 Jember menggelar rapat koordinasi yang bertempat di Halaman kantor BPBD Jember Senin (4/12/2017) untuk membentuk Posko Siaga Darurat Bencana yang dibuka oleh Dandim 0824 Jember Letkol. Inf. Rudianto.

Menurut plt. Kepala BPBD  Jember Widi Prasetyo, digelarnya rapat koordinasi pembnetukan Posko Siaga Darurat Bencana ini menindaklanjuti surat keputusan Bupati tentang Penetapan Status Siaga Darutat Bencana Banjir, Banjir Bandang, Tanah Longsor dan Puting Beliung di Kabupaten Jember.

“Kami menindak lanjuti surat Bupati untuk mewaspadai musim hujan ini dengan melakukan koordinasi dan membuat posko siaga darurat bencana, serta dimaksudkan agar semua bidang memiliki kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana yang mungkin timbul di wilayah Jember,” ujar Widi.

Widi menambahkan, bahwa curah hujan di bulan Nopember, Desember 2017 dan Januari 2018 nanti cukup tinggi, sehingga potensi dan kerawanan terjadinya bencana relatif tinggi di wilayah Kabupaten Jember, sehingga sesuai bidang tugas dan fungsi BPDB dituntut untuk meningkatkan tensi kesiapsiagaan melalui dibentuknya Posko Siaga Darurat Bencana ini.

Menurut Widi semanjak Posko ini dibuka oleh Dandim, maka sejak saat itu juga akan diberikan jadwal piket posko, dan untuk masing-masing bidang serta seksi-seksi agar menyesuaikan dan jangan sampai posko dalam kondisi kosong, baik saat siang maupun malam hari. Tegas Widi Prasetyo.

Sementara Komandan Kodim 0824 Jember letkol Inf Rudainto dalam sambutannya menekankan beberapa hal terkait tugas penanggulangan bencana kepada 100 orang peserta yang hadir,  diantaranya bahwa petugas penanggulangan harus memiliki kesiapan fisik dan mental serta memiliki kemampuan sehingga perlu adanya latihan-latihan untuk mempertajam kemampuan tersebut.

“Untuk petugas siaga bencana harus disamping memiliki keahlian khusus harus menyiapkan mental dan fisik, disamping itu, juga petugas penanggulangan harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai, didukung oleh alat komunikasi yang cukup dan jangan lupa sebagai umat beragama jangan sampai putus hubungan kita kepada Allah SWT apapun agama kita dalam penanggulangan kita harus tetap beribadah dan berdoa agar Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kelancaran pada tugas kita tersebut,” pesan Dandim.

Pada kesempatan tersebut, Dandim juga melihat secara langsung kesiapan sarana prasana yang disiagakan di Posko Siaga Darurat Bencana Banjir. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top