Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Features » Jadi Narasumber Tunggal di Acara IAD, Bupati Tekankan Pentingnya Pencegahan Dini Kanker Serviks

Jadi Narasumber Tunggal di Acara IAD, Bupati Tekankan Pentingnya Pencegahan Dini Kanker Serviks

Jadi Narasumber Tunggal di Acara IAD, Bupati Tekankan Pentingnya Pencegahan Dini Kanker Serviks

JEMBER (titik0km.com) – Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, Senin (9/10/2017) menjadi nara sumber tunggal dalam acara yang di gelar oleh Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kabupaten Jember tentang sosialisasi dan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks  dan Payudara, acara yang bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Jember ini diikuti oleh 30 anggota Warakawuri Kejaksaan Negeri Jember.

“Hari ini saya diundang untuk menjadi narasumber tunggal oleh ibu-ibu warakawuri, sekaligus sebagai bupati, dan kegiatan pencegahan dini kanker serviks semacam ini memang perlu dilakukan oleh semua perempuan, tidak hanya di Jember tapi juga di seluruh Indonesia, sebab kanker ini paling banyak diderita oleh perempuan dan menjadi penyebab kematian nomer satu di dunia,” ujar Bupati Jember yang juga seorang dokter kepada sejumlah undangan.

Faida nenambahkan, bahwa untuk jember sendiri pada tahun 2016 lebih dari 1000 perempuan yang terdeteksi sebagai penderita kanker serviks dan kanker payudara, dan ini menunjukkan bahwa angka penderita kanker serviks di Jember tergolong tinggi, dan untuk mengetahui secara dini gejala kanker serviks, harus dilakukan test IVA yaitu pemeriksaan skrining kanker serviks dengan cara inspeksi cisual pada serviks dengan pemberian asam asetat.

“Untuk mengetahui gejala awal kalau terkena kanker serviks, bisa dilakukan dengan test IVA, gejala awal yang mudah diketahui adalah adanya keputihan, atau keluar cairan encer dari alat kelamin dan timbulnya pendarahan setelah masa manapouse serta timbul nyeri panggul (pelvis) pada perut bagian bawah maupun tubuh kurus kering karena kurang gizi,” jelas dr. Hj. Faida MMR.

Faida juga menghimbau agar kegiatan ibu-ibu kejaksaan dalam menggelar sosialisasi tentang kanker rahim dan kanker payudara ini ini juga diikuti oleh instansi lain, apalagi kegiatan ini disertai gerakan contoh, bahkan dalam waktu dekat pemkab akan membuat gerakan sosialisasi yang lebih masif dengan menggunakan test IVA, apalagi dengan BPJS Kesehatan Test IVA bisa gratis.

“Saya justru terinspirasi dengan kegiatan ibu-ibu kejaksaan, makanya pada kegiatan ini saya mengajak petugas dari Puskesmas Sumbersari untuk melayani anggota IAD dan mengimbanginya dengan melakukan on the spot di kejaksaan, hal ini juga bertujuan untuk antisipasi penularan,” tambah Faida.

Sementara ketua Ikatan Adyaksa Dharmakarini (IAD) Jember Fitria Hartanto, kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa kegiatan program sosialisasi pencegahan dan deteksi dini kanker serviks ini di gagas oleh ketua IAD Jaksa Agung (pusat) untuk dilaksanakan di seluruh Indonesia. “Untuk Jember sendiri diikuti oleh 30 warakawuri, dan mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat khususnya untuk anggota IAD dan masyarakat jember pada umumnya,” ujar Fitria Hartanto (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top