Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Entrepreneur » Janji 22 Program Kerja Bupati, 1 Desa 1 Ambulan Segera Terealisasi

Janji 22 Program Kerja Bupati, 1 Desa 1 Ambulan Segera Terealisasi

Janji 22 Program Kerja Bupati, 1 Desa 1 Ambulan Segera Terealisasi

JEMBER (titik0km.com) – Program 1 Desa 1 Ambulan dalam program 22 janji kerja Bupati Jember segera terealisasi secara bertahap, tahap sebelumnya 50 Ambulan, dan setelah PAK akan ada tambahan lagi 100 unit, sehingga tahun 2017 ada sekitar 150 ambulan, hal ini dijelaskan Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR kepada sejumlah wartawan saat menghadiri Orientasi Kader Posyandu di lapangan Scaba Rindam V Brawijaya Kamis (7/9/2017).

Pada kesempatan tersebut, Bupati kembali menyampaikan kepada 3.140 kader Posyandu yang ada di wilayah Patrang, Sumbersari, Kaliwates, Sukorambi, Panti dan Rambipuji bahwa berkat keberhasilan dalam target memenuhi Imunisasi Rubella, seluruh kader Posyandu akan di naikkan honornya dua kali lipat dari semula 50 ribu menjadi 100 ribu.

“Sampai hari ini Kabupaten Jember sudah memenuhi target nasional 97 persen dari 541.000,” terang Bupati di hadapan ribuan Kader Posyandu.

Capaian keberhasilan itu berkat peran aktif semua pihak, utamanya Kader Posyandu, sehingga Kabupaten Jember menempati urutan keempat di regional Jawa Timur, setelah Mojokerto, Madiun, dan Kediri yang menempati urutan satu, dua, dan tiga.

Namun, meskipun Jember nomor urut 4, jumlah generasi bangsa yang sudah di imunisasi 10 kali lipat lebih besar dari urutan diatasnya.

Sementara mengenai pembayaran honor, Bupati akan menyalurkannya melalui rekening Bank BRI, kepada 14.380 kader se kabupaten Jember, “Kenaikan honor ini sudah tercantum dalam anggaran pemerintah sebagai honor pegawai bukan PNS,” terangnya.

Sementara untuk sekolah yang berhasil memenuhi target imunisasi MR terhadap muridnya, akan mendapatkan sertifikat, dimana sertifikat tersebut akan menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Imunisasi Rubela ini sendiri akan berakhir sebelum 30 September, sebagaimana batasan yang diberikan pemerintah pusat. Karena itu diperlukan peran aktif Kader Posyandu, salah satunya menjemput anak yang menjadi sasaran imunisasi.

Disamping itu, Bupati juga berpesan agar Kader Posyandu juga mampu mengurusi ibu hamil, terlebih dalam membantu persalinan gratis, “Untuk kader yang menolong ibu hamil dan orang sakit akan mendapatkan uang ganti transport,” ujar Bupati

Terkait pelayanan surat pernyataan miskin (SPM) bagi warga miskin yang sakit, Bupati menegaskan surat tersebut bisa menyusul, pasien miskin itu harus ditangani dulu oleh rumah sakit pemerintah. (ali/mlj)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top