Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Bisnis » Jelang Musim Tanam, Pemkab Jember Jamin Stok Pupuk Bersubsidi Aman

Jelang Musim Tanam, Pemkab Jember Jamin Stok Pupuk Bersubsidi Aman

Jelang Musim Tanam, Pemkab Jember Jamin Stok Pupuk Bersubsidi Aman

JEMBER (titik0km.com) – Guna memberi rasa tenang petani jelang musim tanam, terkait ketersediaan pupuk bersubsidi di Jember, Rabu (11/10/2017) Asisten 2 Pemkab Jember bersama dengan Komisi Pengawasan Pupuk Pestisida (KP3) serta Dinas Pertanian melakukan sidak di gudang penyimpanan pupuk Kaltim, hal ini dilakukan untuk melihat kesiapan pupuk Kaltim dalam menyediakan kebutuhan petani Jember selama musim tanam bulan Oktober, Nopember dan Desember.

“Alhamdulillah saat ini stok pupuk untuk wilayah Jember, Lumajang dan Probolinggo yang merupakan wilayah distibusi kami, masih aman untuk 3 minggu ke depan, hal ini sesuai dengan peraturan pemerintah untuk menyiapkan stok tiga minggu ke depan,  jadi petani tidak perlu khawatir adanya isu kelangkaan,” ujar Asisten Axcutive pupuk Kaltim Ali Maksum saat menerima kunjungan Asisten 2 Pemkab Jember, KP 3 dan Dinas Pertanian Jember.

Maksum menambahkan bahwa selama ini dalam menyediakan stok pupuk, pihaknya tidak pernah menghadapi  kendala, karena kiriman dari pusat terbilang lancar, “Selama ini kami tidak ada kendala, kalaupun ada hanya hal kecil seperti terjadinya longsor di Gunung Kumitir yang menyebabkan antrian panjang, jika biasanya ditempuh 4 jam, kalau pas longsor bisa 7 sampai 9 jam,” terang Ali Maksum.

Jember sendiri untuk menghadapi musim tanam bulan Oktober hingga Desember sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) petani berdasarkan SK Bupati sebanyak 100 ribu ton, hal ini sesuai dengan luasnya lahan pertanian produktif di Jember yang mencapai 81 ribu hektar.

“Sesuai dengan SK Bupati, kebutuhan pupuk di Jember sebesar 100 ribu ton, mengingat luasnya lahan produktif di Jember yang mencapai 81 ribu hektar, dan Jember sendiri sudah mendapat kiriman dari pusat sebesar 79 ribu ton, dan sebagian sudah didistribusikan ke beberapa kios, namun untuk mengantisipasi kelangkaan, meskipun saat ini ada diambang batas aman, petani dihimbau untuk menggunakan pupuk sebagaimana mestinya dan tidak berlebihan atau boros, karena bisa menyebabkan yang lain tidak kebagian, dan ujung-ujungnya dianggap langka,” ujar Asisten 2 Pemkab Jember Edy B Susilo saat melakukan sidak gudang pupuk Kaltim.

Edy menambahkan, bahwa saat ini pemerintah kabupaten Jember sudah berkirim surat ke Kementrian Pertanian dan Gubernur untuk tambahan pupuk bersubsidi sebesar 8 ribu ton sampai akhir Nopember, sedangkan untuk Desember kebutuhan pupuk sebesar 12 ribu menunggu jawaban dari Gubernur yang akan diambilkan dari realokasi daerah lain di Jawa Timur.

“Yang jelas pemerintah kabupaten Jember akan berusaha mencukupi kebutuhan pupuk petani, jangan sampai ada pihak-pihak terutama kios dan distributor untuk menyelewengkan pupuk, jika ada yang mengetahui ada kios atau distributor menyelewengkan pupuk, silahkan lapor ke Dinas Pertanian atau ke saya di nomor 08113529007, kami sudah bekerjasama dengan kepolisian dan Kodim untuk mengawasi distibusi pupuk bersubsidi,” ujar Edy.

Edy juga menjelaskan bahwa distribusi pupuk sudah sesuai kebutuhan petani di tiap-tiap kecamatan dengan cakupan luas lahan pertanian, “Jadi kalau ada peredaran pupuk antar kecamatan itu sudah dilarang dan tidak boleh, kalau ada yang tahu segera laporkan, karena hal ini melanggar hukum,” tegasnya. (ali/mjl)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top