Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Bisnis » Jember Dinobatkan Sebagai Kota Layak Anak

Jember Dinobatkan Sebagai Kota Layak Anak

Jember Dinobatkan Sebagai Kota Layak Anak

Jember (titik0km.com) – Pemerintah Pusat melalui Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) membuat program untuk membentuk Kota atau Kabupaten yang ramah dan layak anak, dimana anak-anak terlindungi hak-haknya dan bebas dari bekerja maupun kekerasan, nah kota tersebut bisa di juluki sebagai Kota atau Kabupaten Layak Anak (KLA) seperti apa?

Setidaknya Pemerintah Kabupaten Jember di bawah Pimpinan Faida-Muqiet bisa menunjukkan tanda-tanda Jember sebagai kota yang layak dan ramah anak, hal ini ditunjukkan dengan diraihnya penghargaan prestisius dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Yohana Yambise oleh Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR Senin (23/7/2018) malam di Dyandra Convention Hall Surabaya.

“Jember mendapat penghargaan dari Menteri PPA karena memang layak dan memenuhi kriteria yang ditentukan oleh Ibu Menteri, yaitu Memenuhi Hak-hak Sipil, diantaranya pemenuhan Kartu Identitas Anak (KIA) yang telah mencapai 92 persen dari daftar Anak-anak yang telah memiliki KIA,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR.

Tak Hanya itu saja, Bupati juga menjelaskan di Jember, Pemkab telah menerapkan bahwa setiap anak harus mendapatkan hak pengasuhan secara layak dan baik, meski itu diluar pengasuhan orang tuanya sendiri, anak-anak juga telah mendapatkan fasilitas kesehatan secara gratis, juga menjadi faktor Jember meraih predikat sebagai kota yang layak anak.

“Fasilitas Kesehatan secara gratis untuk anak-anak juga menjadi kriteria, terutama bagi anak-anak yang mengalami stunting, difabel. “Dimana anak-anak Jember yang mengalami stunting dan difabel mendapatkan asuransi kesehatan”, ungkap Faida.

Bupati Faida juga menyampaikan bahwa selain daripada hal-hal yang masuk dalam kategori tersebut. Kabupaten Jember juga telah menerapkan akses-akses khusus untuk di puskesmas dan sekolah bagi anak-anak. Faida juga mengatakan bahwa di Jember, anak-anak diperbolehkan untuk memilih sekolah-sekolah yang dikehendaki termasuk bagi anak-anak difabel akan diberikan kelas-kelas inklusi.

Untuk itu, Bupati Dokter pertama di Jember ini berharap ditahun yang akan datang harus bisa meraih penghargaan PPA Madya. “Ini harus menjadi motivasi bagi DP2KB untuk bisa membawa penghargaan Madya di tahun depan”, ujarnya.

Penghargaan KLA dalam rangka Hari Anak Nasional ini sendiri selain diterima oleh Kabupaten Jember juga diberikan kepada 177 kabupaten di Indonesia dari 389 kota atau kabupaten yang masuk nominasi.

“Kami memberikan penghargaan sebanyak-banyaknya agar kabupaten kota yang belum berkesempatan terus terpacu. Sekaligus agar kabupaten kota dapat mendorong keluarga, masyarakat, media di wilayahnya semakin paham upaya pemenuhan hak anak,” pungkas Yohana Yembise saat memberikan sambutan. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top