Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Bisnis » Kemenhub Mulai Mengkaji Persiapan Bandara Antara Embarkasi Haji dan Umroh Jember

Kemenhub Mulai Mengkaji Persiapan Bandara Antara Embarkasi Haji dan Umroh Jember

Kemenhub Mulai Mengkaji Persiapan Bandara Antara Embarkasi Haji dan Umroh Jember

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

Jember (titik0km.com) – Persiapan pembangunan Bandara Antara Embarkasi Haji dan Umroh di Jember, terus dipersiapkan, Senin (15/1/2018) sejumlah pihak terkait dari BUMN dan Tim Kementerian Perhubungan tiba di Jember untuk melakukan inventarisir serta mempelajari secara detail persoalan-persoalan yang ada terkait dengan persiapan bandara Notohadinegoro Jember menjadi Bandara Antara Embarkasi Haji dan Umroh.

Tim yang datang ke Jember untuk mempersiapkan segera dimulainya pembangunan Bandara Antara Emberkasi Haji dan Umroh terdiri dari Perwakilan Kementerian Perhubungan, Angkasa Pura, PTPN XII serta kepala Otoritas Bandara Wilayah 3 Surabaya.

“Hari ini tim dari Kementerian Perhubungan dan pihak-pihak terkait seperti Tim Tehnis datang di Jember untuk melakukan survey untuk membuat lebih detail termasuk persiapan-persiapan apa saja yang sekiranya menghambat pembangunanan ini supaya bisa terdata lebih baik dan bisa diantisipasi lebih dini, termasuk mempersiapkan master plan,” ujar Bupari Jember dr. Hj. Faida MMR.

Sementara Kepala Otoritas Bandara Wilayah 3 Surabaya Dadung Kohar, ketika di singgung mulai kapan pembangunan bandara mulai dikerjakan, kepada sejumlah wartawan Dadung mengatakan bahwa pihaknya masih harus mengkaji terlebih dahulu sebelum memulai pengerjaan pembangunan bandara yang meliputi aset, perencanaan, gambaran serta persiapan pembuatan master plan, semua akan di kaji secara detail.

“Kami belum bisa menentukan kapan bandara ini akan dimulai, karena kami harus melihat secara detail hal-hal tehnis, baik yang melipuri Aset, Lingkungan Bandara, Perencanaan maupun hal-hal lain, semua akan kami kaji lebih detail terlebih dahulu, jadi kami belum bisa mengatakan apa-apa karena memang kami belum mempelajari kajian-kajian tersebut,” ujar Dadung.

Ketika ditanya kenapa Jember dipilih menjadi Bandara Antara Embarkasi Haji dan Umroh, Dadung mengatakan bahwa sesuai kebutuhan riil masyarakat sesuai yang disampaikan oleh presiden, “Soal kenapa Jember dipilih karena memang ini sebuah kebutuhan rill masyarakat, sesuai yang disampaikan oleh presiden, jadi dengan adanya bandara antara embarkasi haji dan umroh diharapkan juga bisa mendongkrak ekonomi masyarakat sekitarnya,” pungkas Dadung. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top