Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Bisnis » Lagi, Jember Raih Natamukti Award 2017 dari Kementerian Koperasi dan UMKM

Lagi, Jember Raih Natamukti Award 2017 dari Kementerian Koperasi dan UMKM

Lagi, Jember Raih Natamukti Award 2017 dari Kementerian Koperasi dan UMKM

Jakarta (titik0km) Kabupaten Jember terus menorehkan prestasi gemilangnya di kancah Nasional, kali ini Penghargaan Natamukti 2017 dari Kementerian Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah bagi Jember yang dinilai berhasil dalam membantu meningkatkan pertumbuhan UMKM.

Penghargaan Natamukti merupakan bentuk apresiasi kepada para insan yang telah membantu memajukan UMKM, ICSME sebagai host ICSB Indonesia bersama Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah memberikan penghargaan Piala Natamukti yang diadakan di Gedung Kementerian KUKM Republik Indonesia di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan.

Bupati Jember Faida usai menerima penghargaan Natamukti menyampaikan, Pemkab Jember selama beberapa tahun ini memang sangat mendukung penuh pertumbuhan UMKM. “Pemkab Jember akan terus menjaga komitmen mengembangkan dan meningkatkan UMKM terutama bagi perkembangan ekonomi untuk produk loka khas Jember,” terang Bupati Faida, Selasa (28/11) malam. Pihaknya juga mengatakan, kedepan Pemkab melalui penganggaram APBD akan memberikan bantuan pendampingan permodalan, branding dan marketing agar produk UMKM Jember bisa bersaing dengan produk lokal secara nasional bahkan memiliki kualitas ekspor.

“Penghargaan Natamukti tahun ini kita bagi kedalam 2 kategori saja, berbeda dengan tahun sebelumnya. Untuk tahun ini ada kategori Natamukti dan Natamukti Nindya,” jelas President of ICSB Indonesia Hermawan Kartajaya.

Hermawan melanjutkan, Penghargaan Natamukti diberikan kepada kota dan/atau kabupaten yang berhasil dalam memasarkan, mendorong peningkatan kualitas, serta membangun ekosistem UMKM di daerahnya. Sedangkan Penghargaan Natamukti Nindya diberikan kepada kota dan/atau kabupaten yang terbaik dalam meningkatkan daya saing UMKM secara keseluruhan, baik di tingkat nasional bahkan internasional.

Menurutnya, ekosistem UMKM yang kondusif hanya bisa dicapai dengan kontribusi dari berbagai pihak terutama pemerintah sebgai pendorong utama ekonomi lokal. “Maka dari itu di sini kita berikan apresiasi kepada para institusi pemerintahan yang diharapkan juga dapat menjadi inspirasi bagi yang lain,” imbuh Hermawan.

Pada ajang yang merupakan rangkaian acara Edisi ke-2 Gebyar UKM 2017 di 18 kota di Indonesia ini turut dihadiri oleh Menteri KUKM Republik Indonesia AAGN Puspayoga.

ICSB Indonesia sendiri merupakan organisasi nirlaba internasional yang didirikan pada tahun 1955 yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan usaha kecil dan menengah di seluruh dunia. Organisasi ini mempertemukan para akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, dan praktisi dari seluruh dunia yang berfungsi sebagai empat pilar utama ICSB untuk berbagi pengetahuan dan keahliannya di bidang masing-masing. Saat ini terdaftar 70 chapters di berbagai negara yang telah menjadi anggota termasuk ICSB Indonesia sebagai salah satu afiliasi yang dibentuk pada tahun 2015 lalu. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top