Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Entrepreneur » Lagi Pemkab Jember Bawa Pulang TKW Kritis Asal Jenggawah

Lagi Pemkab Jember Bawa Pulang TKW Kritis Asal Jenggawah

Lagi Pemkab Jember Bawa Pulang TKW Kritis Asal Jenggawah

Jember (titik0km.com) – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Jember terhadap nasib Tenaga kerja Migran (TKI) asal Jember kembali dilakukan, Jumat (29/6/2018) sore Pemkab Jember melalui Dinas Kesehatan menjemput Hartatik TKW asal Dusun Leces Kecamatan Sruni Jenggawah yang mengalami sakit di salah satu rumah sakit di Malaysia, TKW tersebut dijemput oleh pihak Dinas Kesehatan dengan menggunakan ambulan puskesmas di Bandara Juanda Surabaya.

“Sore tadi tim kesehatan dari Pustu Kemuningsari Kidul berangkat ke bandara Juanda Surabaya untuk menjemput saudari Hartatik TKW asal Desa Sruni yang sakit bersama dengan keluarganya, layanan ini merupakan wujud komitmen dan kepedulian Bupati terhadap kondisi warganya yang ada di Luar Negeri,” ujar dr. Hj. Nurul Qomariyah Kepala Dinas Kesehatan Jember melalui sambungan telepon.

Nurul menambahkan bahwa kondisi pasien TKW atas nama Hartatik malam ini tiba di Jember dan langsung dilarikan ke UGD Jember Klinik karena kondisinya sudah sangat kritis, bahkan saat tiba di Juanda, pasien Hartatik yang baru turun dari pesawat kondisinya drop dan sempat mendapat perawatan di Klinik bandara, namun keluarga bersikukuh agar pasien dibawa pulang ke Jember.

“Memang saat di bandara pasien kondisinya drop, dan dirawat di Klinik Bandara, kemudian keluarganya minta di bawa pulang, saat di Probolinggo pasien drop lagi jadi harus dan mendapat perawatan di Puskesmas Ketapang, saat di Probolinggo ini pihak Puskesmas sudah menyarankan pasien opname di rumah sakit setempat, namun keluarga tetap menolak dan meminta pasien dibawa pulang,” ujar Nurul yang juga mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Probolinggo.

Karena keluarga minta pasien untuk dirawat di Jember, pihak Dinas Kesehatan pun membawa pasien ke Jember dan dibawa ke rs. dr. Seobandi, namun saat memasuki kota, kondisinya sudah semakin kritis sehingga dilarikan ke rs terdekat di Jember Klinik.

“Pasien TKW atas nama Hartatik sejatinya mau di bawa ke rs. dr. Soebandi, tapi saat di perjalanan memasuki kota Jember, kondisinya semakin kritis, sehingga dilarikan ke rumah sakit terdekat di Jember Klinik, namun Tuhan berkehendak lain, ia meninggal sesaat setelah masuk IGD Jember Klinik,” ujar Nurul. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top