Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Bisnis » PDAM Jember Masuk 20 Besar Kinerja Tertinggi dan Sehat dari 378 PDAM se Indonesia

PDAM Jember Masuk 20 Besar Kinerja Tertinggi dan Sehat dari 378 PDAM se Indonesia

PDAM Jember Masuk 20 Besar Kinerja Tertinggi dan Sehat dari 378 PDAM se Indonesia

JEMBER (titik0km.com) – Prestasi PDAM Jember terus melesat tinggi dalam penilaian kinerja yang dilakukan oleh Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) yang merupakan revitalisasi dari Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum yang fungsinya menilai kinerja sistem penyediaan air oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan atau Badan Usaham Milik Daerah (BUMD).

PDAM sendiri prestasi kinerjanya meningkat pesat, jika pada tahun 2016 masih di peringkat 100, pada tahun 2017 bisa menembus 20 besar tingkat Nasional dari 378 PDAM se Indonesia dimana Jember berada di peringkat 17 diatas kota Denpasar Bali yang berada di peringkat 18, dan masuk 6 besar PDAM se Jawa Timur.

“Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak dan arahan dari Bupati Jember, kinerja PDAM Jember berhasil masuk 20 besar tingkat Nasional, dan masuk 6 besar tingkat Jatim, dan kami bertekad untuk mempertahankan dan meningkatkan lagi kinerja PDAM Jember, baik pelayanan, keuangan, operasional maupun sumber daya manusianya,” ujar Dirut PDAM Jember Ir. Adi Setiawan.

Adi menambahkan, bahwa untuk meningkatkan kinerja PDAM Jember, pihaknya sudah mempersiapkan di tahun 2018, diantaranya dengan meningkatkan produksi air minum Hazora, menghidupkan kembali beberapa sumur milik PDAM yang tidak berfungsi serta meningkatkan SDM.

“Tahun ini PDAM akan meningkatkan SDM, produksi air minum Hazora serta memaksimalkan pompa maupun sumur milik PDAM yang tidak berfunsi, dengan menyiapkan anggaran sekitar 7 Milyar,” ujar Adi.

Penilaian kinerja PDAM sendiri terbagi menjadi 3 kategori, diantaranya Sehat, Kurang Sehat dan Sakit, dari 307 PDAM se Indonesia yang ikut penilaian pada tahun 2017, sekitar 209 PDAM dinyatakan Sehat, 103 PDAM dinyatakan kurang sehat dan 66 PDAM dinyatakan Sakit.

Ada 5 faktor yang mempengaruhi meningkatnya kinerja PDAM, antara lain, jam operasional, rasio diklat, efektivitas penagihan, cakupan layanan dan tekanan sambungan pelanggan. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top