Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Entrepreneur » Pemkab Jember Berharap Apkasi Bisa Bantu Benahi Pengelolaan APBD di Daerah

Pemkab Jember Berharap Apkasi Bisa Bantu Benahi Pengelolaan APBD di Daerah

Pemkab Jember Berharap Apkasi Bisa Bantu Benahi Pengelolaan APBD di Daerah

JAKARTA (titik0km.com)- Delegasi Pemkab Jember turut hadir dalam pertemuan Rapat Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) 2018 di Jakarta. Mewakili Bupati Jember Faida, Kepala Hukum Pemkab Jember Ratno Sembodo mengatakan, banyak hal strategis yang dibahas dalam pertemuan itu.

Beberapa diantaranya yakni soal pencegahan agar kepala daerah tidak menjadi tersangka dalam kasus hukum seperti yang baru-baru ini gencar di sampaikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Apalagi saat Pilkada, KPK melansir banyak sekali calon kepala daerah petahana justru jadi tersangka kasus hukum.

Selain itu juga dibahas soal Kementerian Desa yang menjalin kerjasama dengan penegak hukum seperti Kejaksaan dan Kepolisian dalam pengelolaan dana desa. “Kami berharap agar Apkasi mampu mendorong Kemendes bisa bekerjasama dengan auditor yang independen dan profesional untuk membenahi pengelolaan keuangan di kabupaten maupun di desa, itu justru yang sangat penting,” kata Kabag Hukum Pemkab Jember Ratno Sembodo.

Kedepan dalam hasil pertemuan Apkasi yang diikuti sekitar 50-an kepala daerah itu, Pengurus Apkasi akan menghadap Presiden Joko Widodo untuk membahas persoalan kekinian yang dihadapi kepala daerah. “Apkasi juga akan bertemu dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, dan hasilnya akan dibahas dalam rapat kerja nasional yang akan mengundang Kejaksaan dan Kepolisian, acara itu digelar pada bulan Juli mendatang,” terangnya.

Selain membahas roda pemerintahan kabupaten, Apkasi juga menjalin kerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam hal peningkatan kapasitas produksi dan budidaya tanaman unggul bidang pertanian dan perkebunan. IPB juga akan memfasilitasi kerjasama model agribisnis meliputi pembangunan agribisnis bidang hortikultura, membangun klinik tanaman, mengadakan sekolah peternakan rakyat dan kabupaten mandiri benih padi. “IPB dengan Pemkab juga kerjasama untuk membangun agrowisata, UMKM Pangan olahan, produksi kedelai, pembangunan tambak udang vaname di pesisir pantai dan lainnya,” tambah Ratno. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top