Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Features » Untuk Kedua Kalinya Jember Raih Indonesia’s Attractiveness Award

Untuk Kedua Kalinya Jember Raih Indonesia’s Attractiveness Award

Untuk Kedua Kalinya Jember Raih Indonesia’s Attractiveness Award

JEMBER (titik0km.com) – Untuk kedua kalinya Kabupaten Jember terpilih bersama dengan 23 kabupaten se Indonesia menjadi kabupaten terbaik dalam penganugerahan Indonesia’s Attractiveness Award (IAA) yang diadakan oleh Majalah Tempo Media Group, wakil bupati Drs. Muqiet Arif yang hadir mewakili Bupati Jember saat penerimaan anugrah tersebut mengatakan, bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari Pemerintah Kabupaten Jember yang berusaha memutus mata rantai pungli dengan prinsip 3 B dan slogan Tegak Lurusnya sesuai janji 22 program.

Acara penganugerahan ini sendiri digelar di Westin Hotel Jakarta Jum’at (29/9) malam, dimana Kabupaten Jember menerima penghargaan sebagai Kabupaten Terbaik dengan peringkat Diamond. Penghargaan ini diberikan setelah melalui survey, kajian dan metodologi di seluruh kota dan kabupaten seluruh Indonesia sesuai fakta dan bukan pesanan oleh  Frontier Consulting Grup dan juga Tempo Media Grup.

CEO Frontier Consulting Grup Handi Irawan dalam paparannya saat memberikan sambutan  mengatakan tujuan memberikan penghargaan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran kepala daerah akan pentingnya daerah mereka menjadi tujuan investasi dan pembangunan daerah. “Selain itu juga untuk memberikan inspirasi kepala daerah membangun strategi yang lebih terarah dimasa yang akan datang. Dann juga memberikan informasi kepada investor mengenai kesempatan bisnis dan investasi di daerah-daerah potensial di Indonesia,” paparnya.

Handi menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh pihaknya dalam melakukan survey sesuai dengan fakta dan keadaan di lapangan.

“Metodologi yang kami lakukan pada umumnya sama seperti survey lainnya namun kami bekerja sesuai fakta dan bukan pesanan,” ujarnya.

Masih kata Handi, beberapa variabel mulai dari pelayanan publik yang efektif dan transparan dimana tujuan utamanya adalah menarik investor ke daerah masing-masing. Pengembangan sektor pariwisata juga menjadi penilaian dari penghargaan ini dengan efek positif yang akan membangkitkan investasi dan ekonomi. “Termasuk juga sarana penunjang seperti pembangunan insfrastruktur pelayanan kesehatan dan juga pendidikan,” katanya.

Lebih lanjut Handi juga menjelaskan dalam penilaian tersebut ada 508 kota maupun kabupaten yang di survey dan masuk nominasi. Dari lebih lima ratus kota dan kabupaten tersebut meloloskan 136 kota kabupaten. “Kemudian disaring lagi menjadi 23 Kabupaten Terbaik di Indonesia,” ucapnya.

Pihaknya berharap kedepan penghargaan ini menjadikan daerah menjadi lebih baik dalam pelayanan kepada masyarakat dan juga investasi di daerah serta mempertahankan prestasi yang ada. Serta menjadi pelecut semangat daerah lain yang belum menerima kesempatan atau memperoleh penghargaan tersebut.

Sementara itu Wakil Bupati Jember Drs KH A Muqit Arif yang mewakili Bupati dr Hj Faida, MMR mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan penghargaan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Jember.

“Penilaian ini meliputi pelayanan publik, potensi pariwisata merupakan prestasi dan kerja keras semua pihak yang harus disyukuri sebagai suatu kebanggaan,” katanya.

Ketika disinggung terkait komitmen Pemkab Jember memutus mata rantai pungli untuk masuknya investor di Jember, Kyaiu Muqit menyatakan bahwa sudah jelas komitmen Pemkab Jember dalam memutus mata rantai pungli tersebut. “Sudah jelas Pemkab Jember akan memutus mata rantai pungli di semua lini pelayanan publik,” ujarnya.

Hal ini sambung Kyai Muqit akan menjadikan daya tarik tersendiri bagi investor di Jember dengan prestasi yang diraih Jember dan jga tantangan yang harus dipertahankan kedepannya. “Penghargaan ini harus dip[ertahankan dan juga ditingkatkan lebih baik di masa depan,” tuturnya.

Harapannya kedepan menjadi penggugah semua pihak di Kabupaten Jember untuk terus meningkatkan semua potensi yang ada sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Jember.

Ditempat terpisah Bupati Jember dr Hj Faida, MMR menyatakan bahwa penghargaan ini dari survei dan kriteria yang jelas. Artinya upaya-upaya pembangunan di Kabupaten jember mulai membuahkan hasil.

“Oleh karenanya menjadi penyemangat pemerintah Jember dan warga Jember untuk lebih semangat dan terpacu dalam memajukan Jember,” ujarnya.

Senada dengan Wabup, Faida tetap berkomitmen tegak lurus salah satunya dengan memutus mata rantai pungutan liar di semua lini dan pelayanan publik. Hal ini agar investasi di Jember semakin tertarik untuk datang menanamkan modal dan bersinergi membangun Jember serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jember. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top