Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Bisnis » Usai Ketemu Menteri ESDM, Bupati Temui Warga Silo

Usai Ketemu Menteri ESDM, Bupati Temui Warga Silo

Usai Ketemu Menteri ESDM, Bupati Temui Warga Silo

Jember (titik0km.com) – Usai bertemu Menteri ESDM Ignatius Jonan Kamis kemarin, Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR Jumat (21/9/2018) sore usai menghadiri Sidang Paripurna penetapan Raperda PABD 2018 langsung menemui masyarakat Silo, untuk menyampaikan hasil pertemuan dengan Menteri ESDM terkait tambang emas Blok Silo.

Dalam pertemuan dengan ratusan warga Silo ini, bupati disambut warga dengan bacaan Sholawat Badar dan bentangan tulisan dan spanduk yang isinya menolak segala bentuk pertambangan di Silo.

“Kami sengaja langsung menemui masyarakat Silo untuk menyampaikan disetujuinya surat keberatan Pemkab Jember terkait Ekplorasi tambang emas Blok Silo, harapan kami dengan penyampaian ini masyarakat Silo tidak resah sehingga situasi tetap kondusif,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR saat menemui masyarakat Silo dengan di dampingi Dandim 0824 Jember Letkol. Inf. Arif Munawar.

Bupati berharap dengan penyampaian secara langsung, masyarakat Jember khususnya Silo bisa tenang dan kembali bekerja, “Setelah adanya penyampaian hari ini, saya berharap masyarakat bisa tenang dan kembali bekerja, saya pastikan selama saya dan Kyai Muqiet memimpin Jember, tidak akan ada penambangan di Silo,” tegas Bupati.

Bupati juga meyakinkan kalau persoalan tambang emas di Silo juga disampaikan kepada Presiden Jokowi,  “Kemarin usai bertemu dengan Pak Menteri, saya juga menyampaikan aspirasi masyarakat yang menolak tambang emas ke Presiden, dan bapak Presiden juga menjamin, jadi selama Pak Jokowi jadi presiden, tambang emas Silo tidak akan ada,” kata Bupati disambut tepuk tangan warga.

Sementara Komandan Kodim 0824 Jember Letkol. Inf. Arif Munawar yang ikut hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Forkopimda Jember mendukung sepenuhnya keputusan pemerintah dalam hal ini Bupati Jember yang juga menolak penambangan emas sesuai kemauan masyarakat.

“Dengan langkah-langkah cepat yang sudah dilakukan oleh Bupati Jember tersebut, saya berharap agar masyarakat kembali menjaga kondusifitas dan melakukan kegiatan rutinitas sehari-hari seperti
sedia kala,” ujar Dandim Jember Letkol. Inf. Arif Munawar.

Seperti diketahui, BUMN Pertambangan yakni PT. Aneka Tambang (Antam) seperti dilansir dari media online kontan.co.id pada Mei 2018 lalu, melakukan evaluasi terhadap Peraturan Menteri (Permen) dan Keputusan Menteri (Kepmen) No. 1805.K/30/MEM/2018 tentang Harga Kompensasi Data Informasi dan Informasi Penggunaan Lahan WIUP dan WIUPK Periode 2018.

Dalam surat tersebut, pemerintah menetapkan 16 wilayah pertabangan yang akan dilelang, terdiri dari 10 WIUP dan enam WIUPK, dengan total nilai kompensasi WIUP mencapai 1,76 Triliun, sedangkan WIUPK nilai kompensasinya sekitar Rp. 2.33 triliun, dari enam WIUPK yang ditetapkan, PT. Antam sudah mengincar beberapa blok yang nilainya cocok khususnya komoditas nikel dan emas, salah satunya Blok Silo yang ada di Kabupaten Jember Jawa Timur. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top