Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal | Titik Nol Kilometer
Sinergi Aksi Kemanusiaan Operasi Gratis 5000 Dhuafa Tahun 2014 terlaksana atas dukungan
Anda di sini: Home » Wisata » Info Wisata » Ziarah ke Makam Ulama Indonesia di Mekkah

Ziarah ke Makam Ulama Indonesia di Mekkah

Ziarah ke Makam Ulama Indonesia di Mekkah

Makam Syeikh Nawawi Al Bantani di Ma'la MekkahMEKKAH (titik0km.com) – Beberapa tempat yang menarik untuk dikunjungi ketika melakukan ibadah umrah di Mekkah dan Madinah. Tempat tempat ini bisa menjadi alternatif wisata religi bagi mereka yang sedang melakukan ibadah umrah di Madinah dan Mekkah akan dilaporkan oleh Iqbal Kholidi, kontributor lepas titik0km.com, langsung dari Makkah al Mukarramah Saudi Arabia. Selamat Mengikuti.

Bila di Madinah ada Masjid Nabawi, di Mekkah ada Masjidil Harom. Bila di Madinah ada tempat di kabulkannya do’a-doa yakni Raudlah, di Mekkah juga ada yakni Multazam. Bila di Madinah ada Baqi’ yakni lokasi pemakaman para pembesar Islam, di Mekkah juga ada, yakni Ma’la.

Di Ma‘la juga di kebumikan Istri Baginda Nabi Muhammad SAW yakni Sayyidah Khotijah RA. Luas Pemakaman Ma‘la tidak seluas pemakaman Baqi’ di Madinah yang luasnya 3x Lapangan sepak bola.

Di Ma‘la juga di kebumikan generasi sahabat Nabi. Para Ulama Besar salah satu diantaranya  Sayyid Muhammad Alwi Al Maliki juga di kebumikan disini, beliau adalah Ulama berpengaruh yang banyak mencetak Ulama-Ulama di Indonesia, salah satunya mantan Ketua MUI Bondowoso Alm. KH. Muiz Turmudzi dari Tenggarang, Bondowoso.

Dari sebuah sumber informasi dari para santri Indonesia di Mekkah yang kami peroleh, ternyata di Pemakaman Ma‘la terdapat makam seorang Ulama asal Indonesia yang masyhur di kalangan dunia pesantren yakni Syeikh Nawawi Al Bantani. Nama lengkap Beliau ialah Abu Abdul Mu’thi Muhammad Nawawi bin ‘Umar bin Arabi al-Jawi al-Bantani, ia adalah seorang Ulama yang dilahirkan di Kampung Tanara, Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang, Banten, Jawa Barat, pada tahun 1230 H/ 1813 M. Ia masih punya hubungan nasab dengan Maulana Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati.

Kemudian dia wafat dalam usia 84 tahun, yaitu pada 25 Syawal 1314 H/1897 M. Ditempat kediamannya Shi’ib Ali Mekkah. Karya Monumental Syeikh Nawawi diantaranya adalah Kitab Nihayatuzzain dan Kitab Tafsir Munir.

Gus Maulana Ibrahim Al Khalil, pria asal Jember yang lama menjadi Pelajar di Mekkah menjelaskan pada kami “Syeikh Nawawi adalah Ulama Indonesia segenerasi dengan Syaichona Kholil Bangkalan Madura”. ujarnya.

Gus Maulana menambahkan “Dulunya banyak makam-makam di sebelah Syeikh Nawawi, namun sebagian besar sudah di relokasi karena terkena proyek pelebaran jalan raya”.

“Dalam sejarahnya, Syeikh Nawawi pernah menjabat sebagai Mufti atau Juru Fatwa di tanah suci perwakilan madzhab Imam Syafi’i”. Ujar Gus Maulana, Putra Pengasuh PP. MHI Bangsalsari, Jember.

Kini akibat dari Modernisasi dan Ideologi Resmi Rezim Kerajaan Saudi yang kaku dan Puritan. Nasib makam Syeikh Nawawi tidak terawat bahkan terbengkalai. Maka hanya kalangan tertentu saja yang mengetahui keberadaan Makam Syeikh Nawawi. Sesuatu yang unik di makam Syeikh Nawawi dulu ketika masih belum ada proyek pelebaran jalan raya adalah tanah makam Syeikh Nawawi di penuhi tumbuhan dan rerumputan yang hijau. Dari tumbuhan yang tersisa yang penulis lihat sendiri adalah tanaman Bayam di area makamnya. Subhanallah. (mjl)

If you enjoyed this article, Get email updates (It’s Free)

Download PDF berita iniDownload ke format PDF berita ini

Leave a Comment

Heads up! You are attempting to upload an invalid image. If saved, this image will not display with your comment.

© 2012-2013 Portal News of Titik 0 Km

Scroll to top
Ikatan Pengusaha Jember Pusat Informasi Kota / Kabupaten Jember Desain Grafis Jember BIOHEXA PANDU HERBA - Produsen Kapsul Herbal Albumin Sari Ikan Gabus Pasang Iklan disini Pasang Iklan disini Pasang Iklan disini Pasang Iklan disini Pasang Iklan disini Pasang Iklan disini Pasang Iklan disini Pasang Iklan disini Pasang Iklan disini Pasang Iklan disini Pasang Iklan disini
eXTReMe Tracker