11 Pasien Operasi Gratis Asal Bondowoso Jalani Screening

Pasien beserta keluarga menunggu giliran diperiksa di KODIM 0822 BondowosoBONDOWOSO (titik0km.com) – Pelaksanaan screening operasi bibir sumbing di Kabupaten Bondowoso dipusatkan di Aula Kodim 0822 Bondowoso. Sedikitnya, 11 peserta operasi gratis menjalani pemeriksaan awal ini.

Pantauan di lapangan menunjukkan, pelaksanaan screening untuk peserta bibir sumbing ini berjalan tertib. Masing-masing Koramil di wilayah Bondowoso yang sudah dikoordinasi oleh Kodim, membawa warga yang hendak menjalani operasi gratis dari wilayahnya. Ada yang datang tepat pada waktu pelaksanaan screening namun ada pula yang datang terlambat karena masih harus menempuh perjalanan yang cukup lama menuju Kodim.

Menurut Pasiter Kodim 0822 Bondowoso Kapten Bambang Adi, pihaknya berupaya semaksimal mungkin mendata peserta dari berbagai pelosok daerah agar kesempatan ini bisa diperoleh seluruh warga yang membutuhkan operasi.

“Peserta yang rumahnya jauh tetap dijemput dan diantar oleh jajaran kami. Tapi memang harus memakan waktu yang cukup lama untuk sampai Kodim. Ini mengingat lokasi peserta yang cukup jauh,” ujarnya.

Pemeriksaan bagi peserta operasi bibir sumbing dilakukan dengan cermat dan seksama oleh tim aksi sosial RS Bina Sehat yang dipimpin langsung dr. Maria Ulfah, koordinator aksi sosial operasi gratis 1.000 pasien dari warga miskin yang dilaksanakan Rumah Sakit Bina Sehat Jember. Kegiatan dimulai dari pendataan awal peserta, pemeriksaan fisik peserta bibir sumbing, penimbangan berat badan, hingga pengambilan sampel darah untuk peserta anak-anak.

Pasien didampingi Keluarga serta Babinsa di data awal Tim Aksos RS Bina Sehat“Rangkaian pemeriksaan ini kami lakukan untuk menentukan klasifikasi sumbing pasien serta memeriksa kesiapan kondisi pasien sebelum dilakukan operasi,” jelas dr Ulfah.

Kegiatan screening kali ini juga mendapat pendampingan dari jajaran Dinas Kesehatan Bondowoso. Diantaranya pendampingan dari Iswanto S.Kep Ners selaku Kepala Seksi Kesehatan Khusus dan Sispandi dari Dinkes Bondowoso.

Kehadiran jajaran Dinkes ini memberikan sinyal positif bahwa kerjasama yang terbangun antara tim aksi sosial RS Bina Sehat Jember, Dinas Kesehatan, dan Kodim Bondowoso dalam mensukseskan kegiatan ini benar-benar terjalin dengan baik.

Berdasarkan informasi yang diperoleh sedikitnya masih ada kurang lebih 16 peserta yang tidak dapat hadir dalam pelaksanaan screening kali ini. Namun demikian, peserta yang tidak dapat hadir dapat melakukan pemeriksaan langsung ke RS Bina Sehat Jember.

Masih adanya beberapa peserta yang tidak dapat mengikuti screening kali ini dan masih ada beberapa peserta atau penderita yang belum terdaftar, menjadikan sinergi antara Kodim dan Dinkes semakin mantap.

Hal ini nampak ketika diakhir acara screening terjadi diskusi. Hasilnya, menghasilkan keputusan untuk sama-sama memikirkan dan memfasilitasi peserta yang belum dapat hadir dalam screening kali ini.

Seorang bayi  penderita bibir sumbing sedang diperiksa oleh dr. Maria UlfahPihak Dinkes akan berkordinasi dengan Koramil setempat untuk dapat memotivasi pasien kembali  agar mau menjalani operasi bibir sumbing.

“Kami optimis kegiatan ini akan dapat terlaksana dengan baik karena di Puskesmas ada dokter yang akan berperan untuk membantu memotivasi pasien,” jelas Sispandi dari perwakilan Dinkes Bondowoso. (tnt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: