11 Peneliti Muda Indonesia Bertolak ke Ajang ISEF 2014 Amerika Serikat

JAKARTA (titik0km.com) – Sebanyak sebelas peneliti muda terbaik Indonesia segera bertolak ke Los Angeles, Amerika Serikat, guna mengikuti kompetisi penelitian tingkat internasional yang bergelar Intel-International Science Engineering Fair (ISEF), pada 11-16 Mei 2014. Ke-11 delegasi ini akan membawa enam makalah terbaik yang telah diseleksi melalui ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) dan Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR), seperti yang di kutip melalui Humas Mendikbud dan Setkab RI pada Rabu (7/5) .

OPSI dan LKIR berafiliasi dengan Intel ISEF setelah melalui tahapan administrasi dan prosedur yang dipersyaratkan oleh Intel ISEF. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Pendidikan (Wamendik) Musliar Kasim, pada Selasa (6/05/2014), berkesempatan menerima kesebelas delegasi Indonesia ini di Kantor Kemdikbud.

Wamendik menyampaikan, Indonesia telah berulang kali ikut kompetisi internasional, dan hasilnya pun memuaskan. Untuk itu Ia berpesan, dalam mengikuti kompetisi ini berikan yang terbaik tanpa melupakan identitas sebagai bangsa Indonesia. “Anda punya kompetensi untuk jadi juara internasional. Bersikap seperti orang Indonesia, tunjukkan nasionalisme. Ketika orang pakai baju mini-mini, anda jangan beradaptasi. Perlihatkan sosok kita sebagai orang Indonesia. Kita bertanding otak, kepribadian tetap Indonesia,” katanya.

Adapun 11 delegasi ini adalah, Edwin Luthfi Saputra dan Anisa dari SMA Negeri 10 Malang (Go Sengon: Sengon Wood for Wind Turbine Blades); Alfy Fathnur Aziza dari SMA Al Hikmah Surabaya (Removal of Dissolved Heavy Metal Pollutant Using Tropical Peat Soils of Indonesia); Nur Amaliah dan Inayatul Azisah dari SMA Negeri 1 Bulukumba (How the Tallasa’ Kamase-Mase and Customary Law Saved the Tana-Toa Forest and Water Resources); Dwi Indah Anggraini dan Gigih Setyawan dari SMA Negeri 1 Salatiga (Electromagnetic Energy Harvester to Power LEDs Illumination); Anjani Rahma Putri dan Muhtaza Aziziya Syafiq dari SMA Negeri 2 Sekayu (Green Refrigerant Box); Ahmad Aulia Justisiananto dan Galih Pradipto Wisnujati dari SMA Negeri 1 Yogyakarta (Quadratic Tool).

Tim tersebut akan didampingi oleh empat orang dewasa sebagai Scientific Review Commitee dan Official Party, antara lain Bogie Soedjatmiko Eko Tjahjono (LIPI), Indriyani (LIPI), Abu Amar (ITI), Rizal Alfian (Direktorat Pembinaan SMA Kemdikbud). Kesebelas peneliti muda ini akan berkompetisi bersama 1.700 pelajar dari 70 negara. Mereka akan memperebutkan total hadiah lebih dari 5 juta dolar Amerika.

Sebelum berangkat mereka mendapat pembinaan intensif selama lima bulan dari peneliti-peneliti LIPI. Mulai dari mentoring kegiatan penelitian, pelaporan dan penulisan hasil penelitian, penyiapan media presentasi, sampai teknik presentasi ilmiah dalam bahasa Inggris. Sebelum bertolak ke Los Angeles, tim intel-ISEF Indonesia mendapatkan program orientasi penelitian yang dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 5 Mei – 9 Mei 2014. (asd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: