35 Warga Miskin Asal Lumajang Sukses Dioperasi

aksi sosialLUMAJANG (titik0km.com) – Direktur RS Bina Sehat Jember dr Faida MMR saat bertemu Bupati Lumajang Syahrazad Masdar menjelaskan, untuk wilayah Kabupaten Lumajang, peserta yang telah dioperasi sebanyak 35 pasien. Perinciannya, 18 pasien katarak, 15 pasien bibir sumbing, 1 pasien polidaktili, dan 1 pasien CTEV.

 “Berkat Koordinasi dan kerja sama yang baik antara TNI, pemerintah kabupaten dan Dinas kesehatan Lumajang, semua pasien duafa dari Lumajang dapat tertangani dengan baik,” ujarnya. Menariknya, dalam mendukung Sinergi Aksi Kemanusiaan yang dilaksanakan RS Bina Sehat Jember bersama lima Kodim dan lima kabupaten, Masdar telah memerintahkan Dinas Kesehatan untuk membantu warga miskin saat menjalani screening, operasi, maupun pasca operasi.

Bahkan, ambulans desa dikerahkan untuk mengantar pasien miskin saat operasi. Ini pula terlihat dari langkah Puskesmas Pasirian Lumajang yang dikepalai dr Wawan Arwijanto saat pelaksanaan screening awal dan kontrol lanjutan pasien pasca operasi katarak.

 “Peran aktif TNI dan Dinas Kesehatan diaktualisasikan sejak awal penjaringan pasien. Saat mengantar pasien, TNI dan aparat desa menggunakan ambulans desa,” ujar dr Maria Ulfah MMRS, Koordinator Aksi Kemanusiaan RS Bina Sehat Jember.

Tentu saja, keberadaan ambulans desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Lumajang ini, sangat membantu mempermudah transportasi bagi pasien duafa.

Komitmen tinggi juga ditunjukkan Wahyu Setyabudi, salah seorang perangkat desa dan Serda Sutaryo selaku Babinsa Desa Selok Awar-Awar mewakili Koramil Pasirian. Mereka sempat mendampingi pasien bibir sumbing Ifanda Ahmadar yang masih berusia 6 bulan.

Bapak Hariyono, Kepala Desa Selok Awar-Awar memang menugaskan saya untuk mengantar pasien dari awal operasi sampai kontrol terakhir,” ujar Wahyu.

Tidak hanya Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian yang mengantar pasien dengan menggunakan ambulans desa. Desa lain seperti Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh dan Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah, Lumajang, juga mengantarkan pasien katarak, bibir sumbing, dan polidaktili ke RS Bina Sehat Jember.

“Kerja sama antara berbagai pihak terutama kepala desa sangat membantu kelancaran saat mengantar pasien dari Lumajang ke RS Bina Sehat Jember,” kata Kopka Ridwan, Babinsa Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah.

Terpisah, Nanang dan Sunik, orang tua Ifanda Ahmadar  mengaku senang atas bantuan transportasi berupa ambulans desa. “Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan bidan Elya Hastuti yang telah memberikan informasi kepada saya tentang pelaksanaan operasi gratis bibir sumbing. Termasuk Serda Sutaryo dan pemerintah desa yang telah membantu mendampingi anak saya operasi hingga kontrol angkat jahitan menggunakan transportasi ambulans desa,” kata Nanang yang sehari-hari bekerja sebagai petani.  (fid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: