60 Dosen UNMUH Jember Ikuti Pelatihan Etos Kerja Muhammadiyah

60 Dosen UNMUH Jember Ikuti Pelatihan Etos Kerja MuhammadiyahJEMBER (titik0km.com) – Universitas Muhammadiyah Jember  menyelenggarakan training Baitul Arqam bagi karyawan dan dosen muda. Sekitar 60 orang dosen muda dan karyawan baru, tahun ini mengikuti kegiatan training dipusatkan di Perguruan Muhammadiyah, di Watukebo, Ambulu, Jember.

Training  yang berlangsung selama tiga hari, sejak hari Kamis (09/05) sampai dengan Sabtu (11/05) beberapa waktu yang lalu. Menurut Ketua Panitia, H. Manan Suhadi, SH, training ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas kinerja karyawan dan dosen, serta dalam rangka memantapkan ideologi ber-Muhammadiyah.  “Kita punya tradisi untuk membina mental spiritual dosen dan karyawan, terutama mereka yang sudah diangkat menjadi pegawai tetap, melalui training seperti ini,” ujarnya.

Dijelaskannya, training Baitul Arqam yang kali ini bertema: “Meningkatkan Etos Kerja, Melalui Penguatan Ideologi Muhammadiyah,” sedianya diikuti sekitar 60 orang karyawan dan dosen muda. Namun, sekitar 14 orang dosen muda dari Fakultas Teknik, kata Manan Suhadi, ditunda kepesertaannya tahun depan, karena yang bersangkutan tengah  menjalani pendidikan pascasarjana di UII Yogyakarta.

“Para peserta training Baitul Arqam ini, terdiri para dosen muda dari hampir seluruh fakultas yang ada di lingkungan Unmuh Jember. Sedang untuk karyawan baru, berasal dari unit satuan pengamanan (Satpam), unit-unit di Biro Kepegawaian, hingga karyawan di unit kesehatan (Poliklinik Dr. Moh. Suherman),” ujarnya.

Adapun materi Baitul Arqam meliputi, selain mengkaji Al-Quran, para peserta juga mendapat sedikitnya 12 materi pelatihan. Diantaranya, Sejarah Berdirinya Muhammadiyah yang disampaikan oleh Ketua PDM Jember, Dr. Kasman A. Rohim, M.Fil.I., kemudian materi Muqaddimah AD Muhammadiyah oleh A. Samanan, M.KPd.,  dan Tafsir 12 Langkah Muhammadiyah oleh Dr. Aminullah Elhady.  Selain itu, masih ada sejumlah materi yang disampaikan oleh KH. Drs Baharudin Rosyid. MBA.,  Dr. Ir. M. Hazmi, DESS, Ir. Wiwid Widiarti, MP., H. Kusno, MPd.I., Dr. Hanafi., Ir. Iskandar Umarie, MP., dan pemateri lainnya.

Rektor Universitas Muhammadiyah, Dr. Aminullah Elhady, dalam memberi pengarahannya menegaskan bahwa training Baitul Arqam seperti ini, wajib bagi dosen dan karyawan baru di lingkungan Universitas Muhammadiyah di manapun. Mengingat, kelangsungan hidup dan masa depan salah satu amal usaha Muhammadiyah, khususnya dibidang pendidikan tinggi ini, sangat bergantung pada para dosen dan karyawan yang baru di SK sebagai pegawai tetap persyarikatan.

Masih menurut Rektor, kegiatan training Baitul Arqam ini, merupakan salah satu program pembinaan terhadap pegawai di lingkungan amal usaha Muhammadiyah, baik yang berstatus sebagai karyawan maupun dosen. “Jadi siapapun yang menjadi pegawai di Universitas Muhammadiyah, atau di amal usaha lainnya, harus mengikuti proses pembinaan dan pengkaderan, salah satunya melalui Baitul Arqam ini,” jelasnya.

Ditegaskannya, proses pembinaan terhadap pegawai di Unmuh Jember, sebenarnya cukup beragam. Untuk pembinaan harian, setiap selesai sholat dhuhur di Masjid Al Qolam, Kampus Unmuh Jember, dilakukan kuliah tujuh menit (Kultum). Pembinaan selanjutnya, dilakukan secara periodik, lewat kegiatan pembinaan khusus, melalui pelatihan dan kegiatan lainnya.

Sedangkan materi training Baitul Arqam ini, selain menyangkut pembinaan aqidah dan ibadah menurut faham Muhammadiyah, juga materi tentang peraturan kepegawaian,  pemahaman hak dan kewajiban pegawai, hingga upaya peningkatan etos kerja. (ias)

Foto : Istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: