Agendakan Kongres di Hari Air Sedunia, Ini Kejutan Yang Disiapkan PDAM Jember

Jember (titik0km.com) – Menjelang peringatan Hari Air Sedunia yang jatuh pada 22 Maret 2019, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jember siap pecahkan MURI, yaitu Sambungan Langsung (SL) secara gratis kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang ada di Jember dan terbanyak se Indonesia, selain itu PDAM Jember bekerja sama dengan Taiwan Water Conservancy akan mengelola sumber mata air di Lampeji Mumbulsari untuk menjadi air siap minum.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PDAM Jember Ir. H. Adi Setiawan SH. MH PIA saat menggelar audien dengan Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR di Aula Tamyaloka Pendopo Pemkab Jember, “Pada peringatan Hari Air se Dunia pada 22 Maret nanti, kami akan memecahkan rekor MURI, dimana dengan memberikan sambungan langsung (SL) terbanyak se Indonesia, tidak hanya itu, pada tahun ini juga kami akan menyalurkan air siap minum di area publik, seperti di Bandara dan beberapa tempat lainnya, dan pilot projectnya nanti di alun-alun,” ujar Adi saat menyampaikan pemaparan di depan Bupati Jember.

Tidak hanya itu, saat ini PDAM Jember juga mengadakan MoU dengan pihak Kepolisian dan juga Kejaksaan, dimana MoU ini dibuat untuk pengamanan dan perlindungan objek-objek vital milik PDAM dan juga dengan Taiwan Water Conservancy yang seharusnya sudah dilakukan pada tahun 2018.

“Kami juga mengadakan MoU dengan Polres Jember dan juga kejaksaan, dimana MoU dibuat untuk memberikan perlindungan dan pengamanan terhadap objek-objek vital PDAM dan juga pihak Taiwan Water Conservancy yang seharusnya sudah dilakukan tahun kemarin,” tambah Adi.

Sementra Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, pada kesempatan tersebut menyatakan, bahwa sasaran yang terpenting dalam penyambungan air bersih dan minum PDAM ini harus bisa sampai kepada seluruh masyarakat yang memerlukan, dengan sasaran perioritas adalah keluarga kurang mampu, keluarga Difabel, serta keluarga yang memiliki bayi Stunting dan gizi buruk, karena mereka inilah yang sangat memerlukan layanan air bersih tersebut.

“Iya di jember ini, kita memang punya target sasaran. Dimana akses air bersih dan minum ini harus bisa kepada seluruh masyarakat yang memerluka, dan yang menjadi perioritas adalah warga kurang mampu, difabel, yang ada bayi stunting dan gizi buruk, sambungannya gratis dengan biaya yang sangat ringan tiap bulannya, karena sudah disubsidi pemerintah,” jelas Bupati.

Untuk tahun ini, ada 3000 target sambungan langsung gratis yang akan dilakukan oleh PDAM, dengan sasaran rumah-rumah guru ngaji, rumah takmir masjid, rumah lansia dan juga rumah haifdz hafidzah.

“Kalau tahun kemarin ada 1000 sambungan baru, tahun ini lebih banyak yaitu 3000 SL, bagi rumah guru ngaji, takmir masjid, keluarga hafidz hafidzah yang belum memiliki sambungan PDAM, tahun ini bisa mengajukan sam, dan ini bentuk apresiasi kepada para hafidz hafidzah, karena gratis dan dapat subsidi dari pemerintah tiap bulannya,” pungkas Bupati. (*)

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *