Begini Komitmen dan Kepedulian Bupati Dalam Mencerdaskan Anak Bangsa

Jember, (titik0km.com) – Dinda Safira Alexa dan Badrin, siswa SD Negeri Suco 1 Kecamatan Mumbulsari Jember, akhirnya bisa menatap masa depan dengan segudang cita-citanya, hal ini setelah keduanya yang masih duduk di bangku kelas 4 untuk Dinda dan kelas 3 untk Badri, bisa meneruskan sekolahnya, setelah Bupati Jember dr. Faida MMR turun tangan dan memberikan perhatian kepada dua generasi bangsa tersebut.

Dinda dan Badri sempat berhenti sekolah, dan ikut orang tuanya merantau ke Pulau Bali untuk menyambung hidup, sebab selama ini, selain ketidakmampuan dalam biaya, jarak antara rumah dan sekolah keduanya juga cukup jauh, sehingga tidak ada yang mengantar, karena orang tuanya merantau.

Dan nasib tidak beruntung kedua siswa ini terdengar sampai kepada orang nomor 1 di Jember, sehingga melalui camat Mumbulsari, Bupati memerintahkan untuk mengembalikan kedua siswa tersebut untuk melanjutkan sekolah kembali.

“Memang selama ini informasi dari tetangga, orang tua kedua siswa ini merantau ke pulau Bali untuk menyambung hidup, dan keduanya juga dibawa merantau, di Bali keduanya juga tidak sekolah, sehingga kemarin kami menghubunginya agar pulang ke Jember dna melanjutkan sekolah, hal ini setelah Bupati Jember turun tangan,” ujar Camat Mumbulsari Joko Soponyono.

Tidak hanya itu, Bupati juga menyiapkan perlengkapan sekolah untuk keduanya, termasuk petugas yang akan melakukan antar jemput keduanya saat berangkat dan pulang sekolah. “Sekarang adiknya yang masih umur 4 bulan juga dibawa pulang, sehingga keduanya tidak sendirian, karena ibunya juga ikut pulang,” ujar Joko.

Selain memberikan sejumlah fasilitas untuk Dinda dan Badrin bersekolah, Pemerintah Kabupaten Jember memberikan bantuan lainnya. Keluarga mereka mendapatkan bantuan Rastrada. Saat diserahkan, bantuan beras itu diterima oleh nenek bocah-bocah tersebut. Namanya Mbah Jumat.

Sedang untuk adik mereka yang berusia 4 bulan, pemerintah melalui Puskesmas Mumbulsari memberikan perhatian dengan melakukan pemeriksaan dan pemantauan kesehatan. “Juga diberikan susu serta biskuit makanan tambahan,” jelas mantan Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Jember ini. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: