Bukan Perawat Biasa Membongkar Pola Pikir Perawat

Seminar Bukan Peraswat Biasa AKPER Lumajang 22 April 2013 Gedung SoedjonoJEMBER (titik0km.com) – Perawat memang harus memiliki wawasan dan pola pikir yang jauh ke depan, ini menyangkut mutu pelayanan di bidang kesehatan. Kesimpulan ini muncul ketika para pembicara di Seminar Bukan Perawat Biasa menyimak ulasan dari para nara sumber yang mengupas tentang sisi profesi perawat di hadapan peserta Seminar Bukan Perawat Biasa hari ini (22/04).

dr Buntaran Kadinkes Pemkab LumajangEmpat nara sumber mengupas tuntas tentang profesi dan tantangan yang dihadapi oleh profesi perawat di masa yang akan datang, terutama di bidang pelayanan kesehatan. Materi pertama dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Lumajang, dr. Buntaran Suprianto, M.Kes, yang membahas tentang Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Pembangunan Bidang Kesehatan, terutama jika dikaitkan BPJS yang akan di mulai pada tahun 2014 di seluruh Indonesia.

dr. faida MMR RS Bina Sehat JemberUntuk Sesi yang kedua disampaikan oleh dr. Faida MMR, Direktur RS Bina Sehat Jember dan CEO RS Al Huda Genteng Banyuwangi. Untuk materi dr. Faida MMR, lebih banyak mengulas tentang profesi perawat dan apa yang menjadi kendala perawat jika ingin meningkatkan kemampuannya. Bukan Perawat Biasa, seperti judul buku yang ditulisnya, dr. Faida lebih banyak mengulas ada banyak keuntungan jika perawat ingin lebih maju dan selalu meningkatkan kemampuanya sebagai seorang perawat.

dr. Koeswandono Direktur RS Wijaya Kusuma LumajangTak jauh berbeda dengan koleganya, dr. Koeswandono Mkes, Direktur Rumah Sakit Wijaya Kusuma, lebih menyampaikan bahwa perawat saat ini memang dibutuhkan keterampilan dalam merawat. Namun dalam materi Service Of Exellence dan Costumer Service di bidang kesehatan, peserta Seminar diajak untuk melihat betapa pentingnya sebuah senyuman, sebuah ucapan maaf pada pelanggan yang tak lain adalah pasien itu sendiri.

Hari Anggoro Sunu Kacab BRI LumajangHari Anggono Sunu Kepala BRI Cabang Lumajang, menjadi pemateri pamungkas dengan memberikan materi tentang Peran Perbankan dalam Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan di Seminar Bukan Perawat Biasa. Dengan gaya yang lugas Kepala BRI cabang Lumajang tersebut juga sekilas membahas tentang Service Of Exellence. Bukan kebetulan perbankan sudah memulai terlebih dahulu untuk melayani pelanggan dengan Service of Excellence, karena memang hal tersebut diperlukan untuk menghadapi globalisasi yang sebentar lagi akan dihadapi Indonesia.

Seminar Bukan Perawat Biasa ini dipandu oleh Nurul Hayati S.Kep.Ners MM, Direktur AKPER lumajang dan dibuka langsung oleh Bupati Lumajang Dr. H. Sjahrazad Masdar bersama Wakil Bupati As’at Malik, bertempat di Gedung dr. Soedjono jl. Alun Alun Selatan Lumajang. (asd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: