Bupati Dihina, Ormas Pelopor Lapor Polres

JEMBER (titik0km.com) – Awas bagi anda yang suka dan aktif bersosmed (sosial media) seperti facebook, Twitter maupun Instagram, jika tidak hati-hati UU No. 19 Tahun 2016 Tentang ITE, yang sudah disahkan oleh Pemerintah bisa menjerat anda, seperti yang dilakukan oleh Ormas Pelopor Jember pada Jumat (31/3/2017) siang.

Sekitar 10 anggota Ormas Pelopor jember Jumat siang melaporkan Akun facebook BT yang dianggap telah mencemarkan, menghina dan menyebar kebencian terhadap sosok bupati Jember dr. Faida MMR dengan membuat gambar yang berkonten hasutan dan hinaan, “Kami terpaksa melaporkan BT ke Polres Jember, karena telah menyebarkan tulisan beserta gambar Bupati Jember, dalam tulisan tersebut, banyak kata-kata yang menghasut dan menyebarkan kebencian,” ujar Cak Omen salah satu Pengurus Ormas Pelopor Jember saat ditemui di halaman Mapolres Jember.

Menurut Cak Omen, apa yang dilakukan oleh BT sudah keterlaluan, seharusnya ada batasan-batasan dan norma dalam melakukan kritik kepada bupati, tidak membabi buta, karena Bupati merupakan simbol dari suatu daerah, dari gambar yang diunggah menurutnya bukan mengarah kepada pribadi Faida, tapi sebagai Bupati karena jelas dalam foto yang diunggah menuliskan kata-kata Pemerintah Kabupaten Jember.

“Apa yang di unggah oleh BT jelas-jelas menebarkan kebencian yang bisa hanya merugikan pemerintah kabupaten Jember, dan juga masyarakat, kenapa? Karena kesan dari gambar tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember dibawah Faida disebut dengan bahasa yang kurang sopan, seperti ada kata Sanjipak (penipuan) ini kan membuat investor enggan ke Jember,” ujar Omen.

Omen menambahkan, bahwa sah-sah saja masyarakat mengkritik kinerja bupati yang kurang bagus, silahkan, karena pihaknyha juga melakukan mengkritik jika bupati tidak benar, “Tapi apa yang diunggah oleh BT kemarin bukan kritikan, tapi hinaan terhadap simbol pemerintah kabupaten Jember, dan saya sebagai warga Jember merasa dihina, makanya kami melaporkan BT ke Mapolres Jember,” ujar Cak Omen.

Bahkan pria yang akrab memakai peci hitam tinggi ini mengatakan bahwa, Ormasnya sudah menyimpan screen shoot status BT, “Kami sudah melengkapi bukti-bukti screenshoot bagaimana ia mengunggah, dan semalam saat saya lihat, gambar itu sudah dihapus olehnya, tapi kami sudah mengamankan barang bukti,” tegas Omen. (MYN/MJL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: