Bupati Jember Ajak Apoteker Bisa Kolaborasi Bareng Penyehat Tradisional

Jember (titik0km.com) – Bupati Jember dr.Hj.Faida MMR menerima kunjungan dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) cabang Jember di pendapa wahya wibawagraha, Kamis(18/04/2019) pagi, pertemuan tersebut, Bupati berharap IAI bisa menggandeng penyehat tradisional (pedagang jamu) yang ada di Jember, untuk membantu memenuhi kesehatan masyarakat.

“Saya berharap, Apoteker di Jember bisa berkolaborasi dengan penyehat tradisional, baik dalam pemberdayaan maupun dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat, karena jika dibina dengan baik, penyehat tradisional yang menjadi dari bagian budaya dan ekonomi masyarakat, maka akan memberikan hasil yang baik,” ujar Bupati kepada pengurus IAI.

Terlebih saat ini pemerintah sudah memiliki data jumlah penyehat tradisional di Jember yang jumlahnya mencapai ribuan, dengan adanya kolaborasi dan kepedulian dari semua elemen yang bergerak di bidang kesehatan, hal ini tentu akan berdampak sangat besar.

“Pemkab tahun kemarin sudah menggelar kongres dengan penyehat tradisional, dimana mereka juga kita lakukan pendataan dan pembinaan, agar penyehat tradisional juga memiliki sertifikat, nah jika dari IAI bisa menggandeng mereka, tentu akan dampaknya akan bagus,” tambah Bupati.

Selain mengajak IAI untuk ikut peduli dengan keberadaan penyehat tradisional, pada kesempatan tersebut, bupati juga memberikan masukan kepada IAI, agar IAI dalam setiap kegiatan bisa menghasilkan rekomendasi kepada pemerintah daerah, seperti pencegahan penyalah gunaan narkoba.

“Saya juga ingin, IAI dalam setiap kegiatan bisa menghasilkan rekomendasi yang bisa diberikan kepada pemerintah daerah, seperti pencegahan penyalahgunaan narkoba, ini sangat penting, mengingat IAI yang bisa mengakses tentang obat-obatan, selain itu, IAI juga perlu melakukan pendataan kepada anggotanya, karena ada juga kan Apoteker yang masih aktif dan tidak aktif, nah dengan adanya data, siapa tahu ketika puskesmas-puskesmas yang ada di Jember membutuhkan bagian Apoteker, Pemkab dan IAI bisa menjadi bersinergi,” ujar Bupati perempuan yang berlatar belakang dokter ini kepada pengurus IAI.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang IAI Jember, Andar Rajito S.F Apt, menyampaikan, bahwa pertemuan dengan Bupati dalam rangka menyiapkan agenda rakerda IAI Jatim yang akan dilaksanakan di Jember Juli mendatang, namun dengan adanya masukan dan tantangan positif dari Bupati, pihaknya juga akan menerimanya dengan baik.

“Tujuan kami bertemu bupati adalah untuk persiapan Jember sebagai tuan rumah Rakerda IAI, dan tadi ada 2 masukan juga dari Bupati, mengenai penyalah gunaan narkoba, kami dari IAI sudah mempunyai aturan tersendiri ketika masyarakat membeli obat, dan tentunya tidak semua masyarakat dilayani dalam membeli obat-obat tertentu yang mengandung psikotropika, harus dengan resep dokter dan ini sudah diatur dalam IAI, sedangkan soal penyalah gunaan narkoba, regulasi penanganannya ada di pihak kepolisian,” ujar Andar.

Sedangkan mengenai harapan bupati agar IAI bisa kolaborasi dengan penyehat tradisional, Andar menyatakan bahwa ini juga masukan yang baik, namun pihaknya masih akan mempelajari konsep kolaborasi seperti apa yang akan dilakukan antara Apoteker dengan penyehat tradisional.

“Soal harapan bupati agar apoteker bisa kolaborasi dengan penyehat tradisional, kami masih akan mempelajari dulu, bagaimana konsepnya nanti, karena tidak semua apoteker memahami penyehat tradisional, tapi saya yakin hal ini bisa diwujudkan,” pungkas Andar. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: