Dari Sini Semua Berawal

Bupati Jember : “Investor Harus Sepakati Regulasi dan Perda”

Bupati Jember : “Investor Harus Sepakati Regulasi dan Perda”

Jember (titik0km.com) – Bertempat di Aula Wahya Wibawa Graha Lantai 2 Pemkab Jember, Selasa (4/12/2018) Bupati dr. Hj. Faida MMR kembali menyerahkan ratusan sertifikat ijin kepada investor dan masyarakat umum, dalam kesempatan tersebut, bupati menyampaikan bahwa Pemkab Jember telah membuat regulasi dan perda bagi yang ingin berinvestasi di Jember, dimana salah satunya adalah membuat sebuah kesepatan bersama yang wajib di taati dan harus dijalankan oleh para investor di Jember.

“Kami terbuka lebar untuk para investor yang ingin menanamkan investasinya di Jember, tapi harus mau menandatangani sebuah kesepakatan yang sudah dicantumkan dalam dokumen kepengurusan perizinan, dimana kesepakatan ini adalah sebuah hal yang mutlak,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR.

Kesepaktan yang dimaksud oleh Bupati Jember adalah untuk Mall dan toko-toko moderen harus ada produk lokal Jember yang dijual, selain itu tenaga kerja juga diambil dari Jember dengan disertai kartu pencari kerja, dan yang terakhir adalah adanya akses bagi kaum difabel.

“Kesepakatan ini harus dijalankan, kenapa? Karena saya tidak mau ada Mall besar tapi warga disekitarnya bingung nyari kerja, banyak swalayan tapi produk rumahan di sekitarnya tidak berkembang, intinya kehadiran investor jangan sampai mematikan usaha kecil yang ada di Jember, kehadiran investor harus bisa mendongkrak perekonomian rakyat,” tegas Bupati.

Bupati juga mengatakan, bahwa dirinya bersamaWakil Bupati KH. Muqit Arief tidak akan berhenti memasarkan produk lokal Jember, karena baginya, tugas seorang Bupati adalah Marketing bagi daerah yang dipimpinnya.

“Memang untuk melakukan perubahan dan membiasakan masyarakat mencintai produk lokal, harus dilakukan secara konsisten dan tidak berhenti begitu saja, butuh mental dan tekad yang kuat, makanya  gaung untuk membeli produk lokal ini akan terus kami suarakan selama saya bersama dengan pak wabup memimpin Jember,” ujarnya.

Bupati menambahkan, dari sisi managerial pemkab Jember akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan dengan melakukan sidak ke beberapa toko, apakah kesepakatan saat pengajuan ijin ini masih dipegang teguh oleh pengusaha di Jember apa tidak, “Pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkala, dan tentunya jika ditemukan ada yang melanggar kesepakatan akan ada konsekwensi tersendiri,” pungkas Bupati. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *