Bupati Jember Mulai Sosialisasikan SPSE Versi 4.3 Kepada Rekanan

Jember (titik0km.com) – Pemberlakuan Sistem Pengadaan Secara elektronik (SPSE) Versi 4.3, yang diterapkan di seluruh pemerintah daerah di Indonesia, Pemerintah Kabupaten Jember Selasa (5/3/2019) malam mulai melakukan sosialisasi kepada pada penyedia barang dan jasa di Hotel Meotel Jember.

Pada acara tersebut, Bupati menyatakan, bahwa SPSE Versi 4.3 merupakan wujud komitmen bersama anatara pemerintah pusat hingga daerah, hal ini untuk menciptakan transparansi dan keadilan informasi, serta menjami proses pengadaan barang dan jasa secara cepat.

“Sekarang jamannya persaingan sehat, bila persaingan sehat, maka pengusaha yang berkeringat yang bisa maju, jadi dengan sistem SPSE versi 4.3 ini, sudah tidak ada lagi bagi penyedia barang dan jasa untuk memasukkan nominal dana sebagai suap agar memperoleh tender,” jlentreh Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR di hadapan 170 an penyedia barang dan jasa yang hadir pada malam tersebut.

Bupati juga menyampaikan, bahwa pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan sistem yang baru, sejalan dengan semangat Pemerintah Kabupaten Jember, yang dikenal dengan 3 B nya, yakni Benar tujuannya, baik hukumnya dan betul caranya.

“SPSE Versi 4.3 ini sudah pas dan sejalan dengan semangat kita, semangat 3 B, baik tujuannya, benar hukumnya dan betul caranya, dan untuk pengadaan tender pada tahun ini yang mengacu pada SPSE versi 4.3, Jember sudah sangat siap untuk menerapkannya,” ujar Bupati.

Hal yang sama juga disampaikan oleh R. Henggar S. SH, MM Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah Pemerintah Provinsi Jatim, “Kami ini melakukan road map untuk melakukan pembinaan kepada seluruh pengusaha, penyedia badan usaha maupun asosiasi. Mereka ini perlu penguatan, kemampuan mereka belum sepenuhnya berkompetensi secara penuh karena komptesi sekarang menggunakan total IT. Jadi LKPP merilis versi terbaru yaitu 4.3 dimana keunggulan-keunggulannya itu sangat banyak salah satunya adalah tendser cepat. “

Lebih lanjut, Tender cepat ini tidak lagi meng-up loud SIUP atau bentuk-bentuk performa dari perusahaan tapi sekali melakukan memenuhi pemenuhan terhadap hal-hal tersebut di dalam SIKAP, SIKAP menilai bahwa sebuah perusahaan itu telah mampu, lulus dengan lulusnya itu dalam tender tidak perlu lagi meng up lod hal-hal sepele seperti kelengkapan-kelengkapannya yang lain. Cukup hanya harga, inilah kelebihannya dari SPSE Versi 4.3, hanya cukup harga nanti di up loud ke LPSE .

“Besok kami berikan pemahaman, edukasi, enpowering yang sekaligus peningkatan kompetensi, kemampuan agar mampu lulus ke SIKAP. SIKAP itu tidak bisa hanya mendaftar tapi harus di cukupi semua kelengkapannya, termasuk pengalaman menang tender dan sebagainya. Harus memenangkan tender, itu salah satu peran utama dari teman-teman agar memenuhi syarat dan ketentuan SIKAP. Kalau Tender biasa, tender yang cukup lama memakan waktu 14-40 hari bahkan lebih. Intinya kita mengikuti jaman, ini perlu diantisipasi karena peraturan pemerintah memang begitu, kami di Provinsi, kami harus mengedukasi di wilayah kami. Kami juga menggugah LPSE Kabupaten/Kota untuk meneruskan, mereka juga sudah 4.3 juga, kami hanya menstimuler terus sampai kapanpun. Ada versi baru kami menstimuler teman-teman di daerah. Tahun 2019 ini seluruhnya wajib pakai 4.3 kalau di tahun 2018 masih ada 3.6, 4.2, ada 4.3.”. Pungkasnya. (*)

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *