Burung Beo Yang Berdoa

Alkisah, Marheni  adalah seorang menantu yg tidak pernah akur dengan mertuanya.

Setiap kali bertengkar, Marheni  selalu berkata kepada mertuanya, “Lebih baik, kamu cepat mati saja”

Sang Beo yg ada di samping rumah sering mendengar kata-kata Marheni tersebut dan akhirnya bisa menirunya, “Lebih baik, kamu cepat mati saja”.

 Tentu saja hal itu membuat Matdrai suami Marheni sangat malu.

Matdrai ingin agar sang beo mengucapkan kata-kata yang baik saja, dan melupakan kata-kata yang tidak pantas tsb. Dia lalu menitipkan sang beo kepada Pastor dan diletakkan di taman samping gereja.

 Panjang cerita,3 bulan telah berlalu ….

 Matdrai yakin, sang beo yg sehari-harinya berada di lingkungan gereja, telah bisa mengucapkan kata-kata yg baik, lalu membawanya pulang.

 Seperti biasa, konflik antara Ani dengan mertuanya terjadi lagi,

lalu Ani berkata kepada mertuanya, “Lebih baik, kamu cepat mati saja”

Sang beo dengan spontan menjawab, “KABULKANLAH DOA KAMI, YA TUHAN” …..  o_O

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: