Awali Aktivitas Bulan Maret, Bupati Senam Bersama Dharma Wanita

Jember (titik0km.com) – Mengawali aktifitas di bulan Maret, Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., berolahraga bersama anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jember.

Bupati ikut senam di Jalan Sudarman, yang juga diikuti oleh masyarakat. Senam ini rutin digelar setiap Jum’at pagi.

“Sambil bersilaturahim, berolahraga supaya ibu-ibu tetap sehat, bugar, dan bergembira,” kata bupati di sela-sela melayani permintaan peserta senam untuk foto bersama.

Perempuan pertama yang menjadi Bupati Jember ini berharap senam bersama bisa digelar rutin di setiap RT maupun RW.

Senam itu bisa menggunakan lapangan maupun ruang terbuka hijau (RTH) yang telah dibangun oleh pemerintah.

“RTH sudah bagus-bagus, sayang jika tidak dimanfaatkan,” tutur perempuan berlatar belakang dokter ini, Jum’at, (1/3/2019).

Senam bersama di Jember, sudah sangat banyak. Karena itu, menurut bupati, senam bersama ini bisa menjadi destinasi wisata keluarga.

Bupati juga mengingatkan tentang instruksi presiden. “Ada instruksi presiden supaya bangsa ini menjadi bangsa yang sehat,” terangnya.

Usai senam yang dipandu tiga instruktur itu, bupati tampak melayani permintaan peserta senam untuk berfoto bersama. (*)

Bagikan :

Jalan Sehat Bersama warga, Bupati Sempatkan Sidak Kampung Program Kotaku

Jember (titik0km.com) – Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., mengisi Minggu pagi 13 Januari 2019 dengan jalan sehat bersama warga Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates.

Momen ini sebagai upaya untuk meningkatkan silaturahmi dan keguyuban di masyarakat.

Selain jalan sehat, bupati juga meninjau perkampungan warga yang menjadi sasaran program Kota Tanpa Kumuh.

Didampingi suami drg. Abdul Rochim, perempuan pertama Bupati Jember ini juga melihat rumah warga hasil program bedah Rumah Tidak Layak Huni.

Terkait jalan sehat dan peresmian penggunaan sejumlah hasil pelaksanaan program pemerintah di Kelurahan Jember Kidul, bupati menyebut kegiatan ini sebagai kegiatan pemersatu.

“Meningkatkan silaturahim, guyub keluarga, dari yang sepuh sampai anak-anak, sebagai suatu kegiatan semangat persatuan,” katanya.

Dengan program rumah layak huni, bupati menginginkan semua rumah warganya layak huni. Tidak ada lagi got buntu yang tidak terurus, agar wilayah Jember Kidul tidak banjir.

Bupati berharap mau ada anak-anak yang putus sekolah, karena kekurangan biaya akan ditangung oleh pemerintah melalui program beasiswa, hingga perguruan tinggi.

Jalan sehat yang dilaksanakan oleh Kelurahan Jember Kidul ini bekerja sama dengan UMKM setempat. Karena itu, bupati menyampaikan akan menyeleksi pedagang untuk mendapatkan rombong yang lebih cantik.

Palayanan adminduk juga dihadirkan dalam kegiatan jalan sejhat tersebut. Tidak sedikit warga yang memanfaatkannya untuk mendapatkan kartu keluarga hingga kartu identitas anak.

“Memudahkan masyarakat melengkapi Adminduk yang merupakan hak dasar warga negara Indonesia,” terang bupati.

Pada kesempatan ini, bupati mengungkapkan rasa senangnya karena salah satu kampung kumuh yang ada di Jember sudah sangat tampak bersih dengan progam Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Program ini membantu kampung kumuh dengan sarana sanitasi, MCK (Mandi, Cuci, Kakus) komunal di beberapa titik, serta pavingisasi jalan. Ini memperlihatkan masyarakatnya yang guyup rukun dan bangkit.

“RT, RW yang bersemangat. Masyarakatnya bersemangat dan ingin perubahan di lingkungan hidup mereka,” katanya kepada wartawan.

Kampung ini juga diubah dengan sentuhan seni. Tembok yang dilukis diwarna-warni serta diberi himbauan-himbauan menjadikan kampug yang sebelumnya terkenal dengan kampung kumuh menjadi kampung seni.

Di kampung ini ditemukan anak muda yang giat membuat topeng, yang dijual online dengan omset cukup baik. Hal ini layak didukung, karena potensi yang sangat luar biasa.

Sementara Plt. Lurah Jember Kidul Drs.Yoyok Sulisyono menjelaskan tujuan pelaksanaan kegiatan yakni untuk bersilaturahim dan lebih meningkatkan keakraban masyarakat sekitar.

Kegiatan ini juga sebagai wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Jember kepada masyarakat melalui program Kotaku, program rumah tidak layak huni, dan peningkatan jalan atau pavingisasi.

Bagikan :

Ribuan Guru Olah Raga Antusias Ikuti Safari Akademi Pelatih Jr NBA di Jember

Jember (titik0km.com) – Safari Akademi Pelatih jr NBA di Indonesia akhirnya berlabuh di Jember, Jawa Timur. Kegiatan yang dipelopori liga basket bergengsi di dunia bersama Pemkab Jember tersebut digelar di GOR Kaliwates, Jember, Selasa (4/12/2018).

Akademi Pelatih jr NBA Indonesia di Jember tersebut diikuti lebih dari 1.000 guru olahraga dari berbagai sekolah. Mulai dari SD, SMP, dan SMA. Kegiatan ini sendiri baru pertama kali digelar di Jember. Dimana sebelumnya, kegiatan ini juga mampir di beberapa kabupaten lain di Indonesia antaranya Kediri, Surabaya, Semarang, Palembang, dan Jakarta.

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Dedy M Nurrahmadi, tujuan dari kegiatan yang digelar hanya sehari ini untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru olahraga dalam pelajaran bola tangan khususnya bola basket. Seperti pemanasan, teknik dasar permainan bola basket, dan sebagainya. Untuk itu, sejumlah pelatih basket jr NBA dihadirkan, khusus untuk melatih para guru olahraga di Jember.

“Kegiatan coahcing clinic ini untuk memberikan pelatihan kepada guru Olah Raga yang ada di Jember, dan ini baru pertama kalinya di gelar disini, oleh karenanya banyak guru olah raga yang memanfaatkan moment ini, apalagi kegiatan ini digelar secara gratis,” ujar Dedi.

Dari pantauan media ini, para guru olahraga tampak antusias sepanjang acara. Tidak hanya duduk menerima materi, beberapa di antara mereka juga tidak segan untuk maju ke tengah lapangan, untuk ikut mempraktekkan materi yang disampaikan para pelatih jr NBA.

Salah satu guru olahraga dari SMP Negeri 3 Tanggul Joko Subagio yang mengikuti acara tersebut mengaku antusias ikut pelarihan Akademi Pelatih jr NBA tersebut. “Acara seperti ini baru pertama kali saya ikuti. Sebelumnya tidak pernah ada,” kata Joko saat diwawancarai Times Indonesia.

Dia mengaku banyak hal yang diperoleh dalam kegiatan tersebut. Di antaranya teknik pemanasan yang benar serta teknik melatih bola basket. “Ini sangat penting bagi kami karena bisa jadi bekal materi yang bisa diajarkan ke anak didik kami di sekolah,” tutur Joko.

Perlu diketahui, jr NBA adalah program partisipasi olahraga basket global yang mengajarkan keahlian dasar dan juga nilai-nilai inti dari pertandingan yang dimulai dari level dasar sebagai bentuk usaha untuk menumbuhkan dan memperbaiki pengalaman olahraga basket para pemuda, bagi pemain, pelatih, dan orangtua.

Selama musim 2017-18, NBA akan menjangkau 26 juta anak-anak yang tersebar di 71 negara melalui berbagai kamp, klinik, tantangan keterampilan, pertandingan liga dan program dengan jangkauan luas. (*)

Bagikan :

Target Terpenuhi, Atlet Paralympic Jember Bawa Pulang Medali Emas

Jember, (titik0km.com) – Prestasi atlit Difabel dalam kejuaraan Pekan Olah Raga Paralympic Pelajar Daerah (Peparpeda) ke VI benar-benar membanggakan, jika pada tahun 2016 atlit paralimpic berhasil membawa pulang 1 medali emas dan 1 medali perak, pada kejuaraan tahun ini kontingen Jember berhasil menggondol 4 medali emas dan 3 medali perak.

Prestasi ini sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Bupati Jember, dr. Hj. Faida saat memberangkatkan mereka beberapa hari yang lalu. “Ini tahun kedua Jember memberangkatkan kontingen atlet disabilitas untuk ikut kejuaraan Paralympic tingkat provinsi. Harapan kami, para atlet bisa mengibarkan bendera dan membawa nama harum Kabupaten Jember di Surabaya dan bisa melampui prestasi atlet paralympic pada tahun 2016 lalu dengan menggondol medali emas,” pinta Bupati waktu itu.

Official Kontingen Paralympic Commitee Jember, Khoirul Anwar mengatakan, medali yang berhasil di bawa pulang kontingen Jember berasal dari beberapa cabang olah raga, diantaranya, olah raga lari 100 meter putra, tolak peluru putra, dan lompat jauh putr, di empat cabang ini, 4 medali emas berhasil dikumpulkan oleh Bagus Setiawan, Nabila Faizzaturrohma, dan Ramadhani.

Sedangkan 3 medali perak berhasil diraih dari cabang olah raga, lompat jauh diraih oleh Bagus Sptiawan Putra, tolak peluru Nabila Faizzaturrohma dan Serly Maulinda di cabang renang 50 meter.

“Saya bangga dengan prestasi yang berhasil ditorehkan oleh atlet kami ini. 6 atlet yang mengikuti Pepaperda kali ini merupakan atlet yang sangat mumpuni dan telah diseleksi dalam O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional),” kata Khoirul Anwar, kemarin.

Sementara itu, Kadispora Jember Dedi M. Nurrahmadi mengatakan bahwa para atlet yang telah mengharumkan nama Jember akan mendapatkan reward dari Ibu Bupati Jember.

“Sebagaimana program Ibu Bupati seperti tahun-tahun sebelumnya bahwa beliau akan memberikan reward kepada siapapun yang berprestasi khususnya pemuda yang telah mengharumkan nama baik Kabupaten Jember,” kata Dedi. (*)

Bagikan :

Kejurnas Terbang Layang 2018 Berakhir, Ini Yang Akan Disiapkan Untuk Kejurnas Tahun Depan

Jember (titik0km.com) – Kejurnas Terbang Layang 2018 yang memberebutkan piala Danlanud Abdurrahman Saleh –Bupati Jember Cup, yang diselenggarakan di Bandara Notohadinegoro Jember berakhir Rabu (31/10/2018), kejurnas yang diikuti oleh 70 atlit dari berbagai daerah di Indonesia ini ditutup oleh Danlanud Abdurrahman Saleh Marsma Andi Wijaya S.Sos dan Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR.

“Kejuaraan Nasional Terbang Layang yang digelar di Jember ini cukup berhasil, apalagi olah raga terbang layang ini sebelumnya bisa dikatakan sudah hampir kolap, namun dengan adanya sinergi bersama Pemkab Jember, kami yakin Kejuaraan terbang layang ini akan hidup kembali terlebih untuk persiapan PON tahun 2020 nanti,” ujar Marsma TNI Andi Wijaya.

Andi juga menilai, Jember dipilih sebagai lokasi untuk kejurnas terbang layang, karena sangat memungkinkan, selain sarana yang memadai dan mendukung, dukungan dari masyarakat dan pemerintah kabupaten Jember turut memberikan support kepada atlit.

“Selama cuaca mendukung, seperti tidak banyak angin dan hujan, Sarana untuk olah raga Kejurnas di Jember sangat mendukung, dan tahun depan kami akan menyelenggarakan kegiatan seperti ini lebih greget lagi persiapannya serta lombanya, bisa di agendakan dengan kegiatan lain yang bisa menunjang Kejurnas, mungkin bisa bersamaan dengan JFC atau kegiatan lainnya, asal cuaca mendukung,” ujarnya.

Sementara Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR yang hadir pada penutupan Kejurnas Terbang Layang mengatakan, bahwa Pemkab Jember siap kolaborasi lagi dengan Lanud Abdurrahman Saleh untuk kejuaraan terbang layang, pada tahun mendatang, apalagi pihak Lanud juga akan menjadikan kejurnas terbang layang menjadi agenda tahunan.

“Ini sangat bagus, tahun depan kami dari pihak Pemkab akan mensupport kegiatan ini agar lebih meriah lagi, nanti akan kita buat Festival Dirgantara, dimana isinya tidak hanya Kejurnas Terbang Layang saja, akan tetapi juga ada Aeromodelling, Gantole dan yang lainnya, jadi tidak hanya olah raga saja tapi juga edukasi kedirgantaraan kepada pelajar Jember,” ujar Bupati Jember dr, Hj. Faida MMR.

Kejurnas Terbang Layang 2018 ini sendiri menjadikan perwakilan Propinsi Jawa Tengah menjadi juara umum, sedangkan nomor yang dilombakan diantaranya Duration Flight (Terbang Lama) perorangan Putra/Putri menggunakan pesawat Schweizer SGS 1-26 dan SGU 2-22, Duration Flight (Terbang Lama) beregu Putra/Putri menggunakan pesawat Schweizer SGS 1-26 dan SGU 2-22, Precision Landing (Ketepatan Mendarat) perorangan Putra/Putri menggunakan pesawat Schweizer SGS 1-26 dan SGU 2-22, Precision Landing (Ketepatan Mendarat) beregu Putra/Putri menggunakan pesawat Schweizer SGS1-26 dan SGU 2-22. (nilai diambil dari akumulasi nilai terbaik dua atlet masing-masing daerah), dan Mix Double (Campuran Putera/Puteri) Precision Landing dan Duration Fligh menggunakan pesawat Schweizer SGU 2-22. (*)

Bagikan :

Eh, Minggu Pagi Ada Betrand Antolin Senam Zumba di Alun Alun Jember

Jember (titik0km.com) – Minggu (16/9/2018) pagi kemana? datang saja ke alun-alun Jember, selain menikmati acara Car Free Day yang sudah menjadi kegiatan rutin, Minggu besok bakal hadir artis ibu Kota Betrand Antolin di alun-alun Jember, artis berwajah ganteng ini akan senam bersama masyarakat Jember, tidak hanya itu, masyarakat yang ikut senam juga akan mendapatkan doorpize dari idolanya, apalagi senam bareng artis yang sempat diisukan dekat dengan mendiang Julia Perez ini tidak di pungut biaya alias gratis.

“Kami sengaja ingin memanfaatkan acara Car Free Day nanti untuk menggelar kegiatan senam bareng artis Betrand Antolin, senam ini untuk semua kalangan dan gratis, senam yang kami adakan ini adalah senam menuju Jember Sehat untuk Indonesia Maju,” ujar Vidia Liliana owner EO Lily Project Jumat (14/9/2018).

Bahkan untuk meramaikan senam bersama ini, Lily jauh-jauh hari sudah sosialiasi ke sekolah-seoklah dan komunitas-komunitas untuk ikut senam bersama, “Selain pelajar dan komunitas yang kami datangi, kami juga mempersilahkan masyarakat umum yang kebetulan menikmati acara car free day untuk bergabung dan senam bersama kami, karena nanti kami juga akan memberikan game-game serta doorprize, ujar perempuan yang sudah menekuni Event Organozer dan Weding Organizer sejak tahun 2013.

Senam ini sendiri nanti, menurut Lily adalah senam yang saat ini digemari masyarakat yaitu senam aerobic dan senam Zumba, dengan instruktur yang berpengalaman serta di pandu oleh MC yang tidak asing bagi warga Jember.

So, tunggu apalagi, kapan lagi bisa senam bareng artis ganteng dan dapat dorrpize kalau tidak Minggu besok? Silahkan ajak keluarga anda untuk mengikuti senam yang rencananya akan di adakan di lapangan basket timur alun-alun Kota Jember. (*)

Bagikan :

Bupati Faida : “Gerak Jalan Tajemtra Sebagai Wadah Silaturrahmi”

Jember (titik0km.com) – Pelaksanaan gerak jalan Tanggul Jember (Tajemtra) 2018 resmi dilepas Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR pada pukul 14.00, dalam acara pelepasan yang juga dihadiri oleh seluruh jajaran Forkopimda juga di ikuti oleh komdandan kesatuan TNI di Jember seperti Danbrigif 9/2, kepala Bank Jatim dan beberapa tamu undangan lainnya seperti anggota DPRD Jember yang juga hadir pada acara pelepasan peserta Tajemtra.

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan pelaksanaan Tajemtra pada tahun ini diharapkan bisa lebih tertib dan lebih meriah, dan menjadikan event Tajemtra yang sudah menjadi budaya bagi masyarakat Jember ini sebagai ajang silaturrahmi dan menjalin kerukunan antar warga.

“Tajemtra kali ini saya yakin lebih tertib dan lebih meriah dari pada tahun-tahun sebelumnya, karena Tajemtra ini bukan sekedar olah raga biasa, tapi lebih dari itu, Tajemtra sebagai wadah untuk silaturrahmi antar warga serta bisa menjalin kerukunan antara warga,” ujar Bupati Jember dalam sambutannya.

Bupati Jember juga bangga dengan adanya peserta dari kelompok Disabilitas yang ikut memeriahkan Tajemtra 2018 ini, dengan adanya peserta kehormatan dari Disabilitas ini, diharapkan bisa memacu semangat warga yang dikaruniai kelebihan fisik.

“Saya juga bangga dengan adanya peserta dari kelompok Difabel, semoga kehadiran dan keikutsertaan mereka dalam gerak jalan Tajemtra ini bisa memberikan semangat dan motivasi bagi kita semua, dan sebagai tuan rumah, mari kita menjadi tuan rumah yang baik bagi peserta luar daerah, apalagi tahun ini ada peserta dari Luar Negeri,” ujar Bupati.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olah raga Dedy M Nurrahmadi kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa peserta Tajemtra 2018 ini ada peningkatan jumlah peserta dibanding tahun 2017, jika pada tahun 2017 jumlah peserta 7 ribu lebih, pada tahun 2018 jumlah peserta mencapai 8.352 dimana 8 diantaranya peserta dari Tiongkok.

“Peserta kali ini ada peningkatan jumlahnya dibanding tahun kemarin, jika tahun kemarin ada 7 ribu lebih, tahun ini jumlah pesertanya mencapai 8.352, bahkan ada 8 peserta dari luar negeri yaitu dari Tiongkok, kebetulan mereka bekerja di pertambangan di Jember, jadi ini keikutsertaan mereka pertama kalinya,” pungkas Dedy.

Tajemtra ini sendiri menempuh jarak 30 km dengan start dari alun-alun Tanggul dan finish di alun-alun Jember, dimana pada tahun ini panitia menyiapkan 10 hadiah utama berupa sepeda motor dan ratusan doorprize serta uang pembinaan. (*)

Bagikan :

Hadiah Lebih Banyak, Pendaftaran Gerak Jalan Tajemtra Gratis

Jember (titik0km.com) – Event olah raga tahunan, gerak jalan Tanggul Jember Tradisional (Tajemtra) tahun 2018 dengan jarak 30 km yang akan dilaksanakan pada 8 September 2018 mendatang sudah mulai disiapkan oleh Dinas Kepemudaan dan Olah Raga Pemkab Jember, bahkan panitia mulai membuka pendaftaran pada Rabu 29 Agustus 2018 dan ditutup pada 6 September 2018, hal ini disampaikan oleh kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Dedy M. Nurrahmadi usai memimpin rapat persiapan pelaksanaan gerak jalan Tajem.

“Mulai besok pendaftaran gerak jalan tajem sudah dibuka, warga bisa mendaftar ke tempat-tempat yang sudah ditentukan, ada 6 tempat pendaftaran, pendaftaran ini juga gratis, dan hadiahnya lebih banyak dari tahun kemarin, memang tahun ini hadiahnya bukan mobil seperti tahun kemarin, tapi diganti 10 unit sepeda motor untuk semua kategori, kami juga menyiapkan 2500 kaos untuk pendaftar pertama,” ujar Dedy kepada sejumlah wartawan.

Dalam Gerak jalan Tajemtra ini, Panitia membagi beberapa kategori, diantaranya perorangan putra dan putri, beregu tingkat umum putra dan putri serta beregu tingkat pelajar putra dan putri, tempat pendaftaran sendiri ada tujuh tempat yang ditunjuk sebagai untuk pendaftaran diantaranya, Kantor BHS yang ada di utara alun-alun Jember, kantor Dinas Pemuda dan Olah Raga di area Jember Sport Garden (JSG) di kantor Kecamatan Tanggul, Balung, Rambipuji, Mayang dan Kecamatan Kalisat.

Dedy juga menjelaskan, bagi warga yang ingin mengikuti gerak jalan Tajemtra ini selain gratis tanpa dipungut biaya, warga juga diwajibkan melampirkan Foto Copy KTP dan surat keterangan Sehat dari seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Jember.

“Hal yang paling mutlak dan wajib dipatuhi peserta gerak jalan tajemtra adalah foto copy KTP dan surat keterangan sehat dari Puskesmas, untuk surat keterangan sehat ini, sudah digratiskan oleh Dinas Kesehatan khusus bagi peserta tajem, kalau ada yang disuruh membayar, bisa lapor ke panitia,” tegas Dedy.

Selain itu, untuk melindungi peserta dari kemungkinan kecelakaan, pada tahun ini panitia juga menyediakan 2 asuransi untuk seluruh peserta, yakni perlindungan asuransi kecelakaan dan asuransi kematian. “Peserta hanya akan dipungut biaya asuransi sebesar Rp. 5000 saja untuk kedua asuransi tersebut, dan kita harapkan dapat mengcover peserta dengan baik,” pungkasnya.  (*)

Bagikan :

Sinergi Pemkab Jember Bersama Pangdam, Pertemukan Atlet Voly se Jatim

Titik0km.com (Jember) – Kejuaraan Bola Voli Pangdam V Brawijaya Cup 2018 se Jawa Timur, Selasa (7/8/2018) malam dimulai, kejuaraan yang akan berakhir pada 15 Juli ini merupakan kejuaraan Bola Voly Pangdam Cup pertama yang diselenggarakan di Jember, dan diikuti oleh 32 tim dari kabupaten se Jatim dan 2 dari batalyon di Jember.

“Kami dari Pemkab Jember mengucapkan terima kasih kepada Pangdam V Brawijaya bapak Mayjend Arif Rahman yang telah menyatukan atlet-atlet volly se jatim, dimana kejuaraan ini diselenggarakan selain untuk mensukseskan acara Asean Games juga untuk menyemarakan pekan festival yang ada di Jember, yaitu Jember Fashion Carnival, sehingga selain menikmati event JFC, juga berolah raga,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan kepada 32 kontingen dari seluruh kabupaten di Jawa Timur yang mengikuti kejuaraan ini untuk tetap menjunjung tinggi sportifitas dalam berolah raga, “Kalah menang dalam pertandingan itu hal yang biasa, tetapi tetap sportifitas harus dijaga,” ujar Bupati.

Sementara Pangam V Brawijaya Mayjend. Arif Rahman pada kesempatan tersebut mengatakan, bahwa kejuaraan bola voli Pangdam V Brawijaya Cup 2018 ini terselenggara atas inisiasi dari Bupati Jember, dan akan menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun sekali.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bupati Jember yang telah menginisiasi lomba kejuaraan bola voli ini Pangdam V Brawijaya Cup, dan ini merupakan pertama kalinya bagi kami, Insya Alloh kegiatan ini akan kami agendakan rutin, karena selain untuk mensukseskan Asean Games 2018, juga untuk persiapan atlet menyongsong Pon Jatim,” ujar Mayjend. Arif Rahman.

Pembukaan Kejuaraan Bola Voly Pangdam V Brawijaya Cup ini sendiri dilangsungkan di GOR PKPSO Kaliwates Jember, dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, hadir pada acara pembukaan Dandim 0824 Jember, bersama dengan Dandim se wilayah Tapal Kuda, Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK. (*)

Bagikan :