Cuaca Panas Bikin Posko Medis BEC 3 Sibuk

BANYUWANGI (titik0km.com) – Cuaca panas yang sudah terjadi sejak siang ternyata cukup memberatkan para peserta Banyuwangi Ethno Carnival 3, yang digelar Sabtu (07/09) di Taman Blambangan sejak siang hari itu.

Karnaval yang dibuka oleh Menakertrans Muhaimin Iskandar ini, memang menempuh jalur yang cukup panjang, sekitar 3 km dari Taman Blambangan menuju finish di Kantor Pemkab Banyuwangi. Pasalnya sejak awal pemberangkatan sudah ada peserta yang tiba-tiba pingsan karena cuaca panas dibawah terik sinar matahari.

Salah satunya adalah Erlinda, siswa kelas 7 pada SMA Giri ini yang tiba-tiba pingsan saat melintasi runway utama, tiba tiba terjatuh saat menjelang keluar untuk menuju Kantor Pemkab Banyuwangi. Malikat, ayah Erlinda menjelaskan, “Mungkin dia kecapekan karena sudah persiapan sejak pagi, dari mulai rias sampai kostum, dan kebetulan cuaca di Banyuwangi sekarang ini benar-benar panas,” ujar Malikat warga jalan Krakatau, Banyuwangi yang menemani Erlinda saat dirawat di Ambulance di lokasi VIP BEC 3 ini.

Hal yang sama juga terjadi di Posko Medis RS Al Huda Genteng Banyuwangi yang terletak di Kantor Pemkab Banyuwangi juga kebanjiran peserta yang mengeluh akibat cuaca panas. Menurut Budi Hartono, Koordinator Posko Medis Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) RS Al Huda, sejak siang sudah banyak peserta yang dirawat akibat cuaca panas, “Total yang dirawat di Posko Medis PPGD RS Al Huda sebanyak 15 peserta, sedangkan di posko medis PPGD sendiri kami menyediakan 3 unit tempat tidur serta 6 perawat yang bersertifikat PPGD dan juga 4 tabung oksigen,” papar Budi Hartono.

Sedangkan dr. Suryadinata, dari RS Al Huda Genteng Banyuwangi menjelaskan bahwa penyebab utama peserta banyak yang jatuh sakit adalah cuaca panas, “Kebanyakan mereka mengalami dehidrasi dan kecapekan luar biasa akibat terpapar panas dan jarak karnaval yang cukup jauh, sedangkan dari 15 peserta yang dirawat di posko medis RS Al Huda Genteng Banyuwangi tidak ada yang dirujuk ke rumah sakit, cukup ditangani di posko medis ini juga di posko medis PMI dan Dinkes Pemkab Banyuwangi,” jelas dr. Suryadinata.

Koordinator PPGD BEC 3, dr Kurnianto dari Dinkes Pemkab Banyuwangi menjelaskan di BEC 3 ini, pihaknya menyediakan ambulance di titik-titik sepanjang rute karnaval, “Sedangkan posko medis PPGD dipusatkan di Kantor Pemkab Banyuwangi, dan sudah disiapkan untuk merawat peserta yang kebetulan mengalami keadaan yang gawat seperti dehidrasi, pusing dan sebagainya,” jelas dr. kurnianto.

Tampak pembimbing masing-masing peserta dan orang tua peserta puas dengan kesigapan posko medis yang disediakan panitia, terutama pada posko medis RS Al Huda Genteng Banyuwangi yang juga dilengkapi dengan pendingin ruangan itu.  RS Al Huda Banyuwangi sendiri menurunkan 2 ambulance yang dihias dengan tema The Legend of Kebo Keboan yang menjadi tema BEC 3 kali ini. (fid)

Posko Medis RS Al Huda berfungsi sebagai mini hospital untuk Pertolongan Pertama Gawat Darurat di BEC 3Peserta BEC III Pingsan di Runway Utama Ambulance Banyuwangi Ethno Carnival RS Al Huda Genteng Banyuwangi Peserta BEC 3 dirawat di posko medis gawat darurat RS Al Huda Genteng Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: