Di Kongres Becak, Bupati Jamin Hak Kesehatan dan Pendidikan untuk Keluarganya

Jember, (titik0km.com) – Sekitar 1250 abang becak di Jember dari 2000 yang terdata, Senin (23/12/2019) menggelar kongres di Aula PB Sudirman Pemkab Jember, selain kongres yang dibuka oleh Bupati Jember dr. Faida MMR, acara juga dilanjutkan dengan pawai mengitari alun-alun Jember.

“Kongres ini bukan sekedar kongres, tapi kita menyiapkan becak-becak di Jember ini sebagai becak wisata, ada 1250 abang becak yang kita kumpulkan dari 2000 yang terdata, becak-becak ini kita poles dan kita perbaiki, agar bisa menarik wisatawan yang datang ke Jember untuk bisa menggunakan jasa mereka,” ujar Bupati Jember. Dr. Faida MMR.

Bupati menjelaskan, keberadaan abang becak saat ini sudah mulai tersisihkan oleh transportasi lain yang lebih mudah dan cepat, namun keberadaannya tidak serta merta harus di hilangkan/ “Mereka harus tetap kita beri tempat, oleh karenanya becak-becak di Jember kita hias menjadi becak wisata, dengan mengambil route yang dekat, sebab tenaga abang becak sudah tidak memungkinkan untuk mengambil route jarak yang jauh,” bebernya.

Tidak hanya menghias becak menjadi becak wisata, Pemkab Jember juga memberikan segala perlengkapan mulai dari seragam, jas hujan dan juga hak-hak lain yang dibutuhkan abang becak di Jember.

“Selain seragam dan perlengkapan kerja sehari-hari, kita juga mendata rumah-rumah abang becak yang masih kurang layak untuk dianggarkan melalui program bedah rumah, seperti rumah yang berdinding bambu maupun yang masih berlantaikan tanah, masing-masing rumah abang becak ini nanti akan kita anggarkan perbaikan bercariasi, mulai dari 15-17 juta,” ujar Bupati.

Selain itu, hak kesehatan untuk seluruh keluarga abang becak juga diberikan oleh Pemkab Jember, termasuk beasiswa pendidikan sampai perguruan tinggi. “Tadi sudah kita data, ada beberapa anak abang becak yang bisa kuliah berkat beasiswa pemkab Jember, dan tidak sedikit dari mereka anaknya saat ini masih menempuh pendidikan baik di SD maupun SMA, dan Pemkab Jember hadir untuk membantu biaya pendidikan anak-anak abang becak, jangan sampai ada anak di Jember yang putus sekolah karena terkendala biaya,” pungkas Bupati. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: