Dinilai Lebih Transparan, 34 ASN ‘Pulang Kampung’ ke Jember

Dinilai Lebih Transparan, 34 ASN ‘Pulang Kampung’ ke Jember

Jember (titik0km.com) – Bupati Jember kembali memberikan 37 SK Mutas kepada ASN, dimana 34 ASN merupakan mutasi dari luar Jember, dan 3 lainnya meninggalkan Jember dan pindah ke tempat kelahirannya, “Ini gaya mudik atau pulang kampung ASN jaman now, mereka yang semula bekerja di luar Jember, sekarang kembali ke kampung halaman dan mengabdikan ilmunya untuk kemajuan Jember,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR Jumat (17/5/2019).

Menurut Bupati, sejumlah ASN yang ‘pulang kampung’ ke Jember, rata-rata di dominasi oleh tenaga pendidikan dan kesehatan, “Ada sekitar 9 bidan, dan puluhan guru ASN yang mengajukan pindah ke Jember, ada yang dari luar pulau jawa,” tambah Bupati.

Sedangkan 3 ASN yang mengajukan pindah ke Jember, karena anaknya maupun orang tuanya ada yang sakit, sehingga membutuhkan perhatian, “Ada 1 ASN yang pindah ke Pasuruan, karena anaknya yang disana sakit, dan ini kita perioritaskan, meskipun belum turun SK nya, tapi kita fasilitasi dengan istilah titip sementara sambil menunggu SK resminya turun, ini karena demi anak, ada juga yang karena orang tuanya sudah tua dan sakit-sakitan, jadi hal-hal baik seperti ini juga kita perioritaskan,” ujar Bupati.

Sementara salah satu ASN yang tidak mau disebut namanya dan mengajukan pindah ke Banyuwangi, terlihat menangis saat meminta kenang-kenangan foto bareng Bupati Faida, menurut perempuan yang dinas di dunia pendidikan ini, dirinya terpaksa pindah ke Banyuwangi karena orang tuanya sudah tua dan ingin dekat dengan keluarga.

“Saya sebenarnya lebih senang disini, disini manajemennya lebih terbuka, tapi mau bagaimana lagi, orang tua saya tinggal sendirian dan sudah tua, saya harus bisa mengabdikan untuk orang tua juga,” ujarnya sambil menahan haru saat berpelukan dengan Bupati Jember untuk pamit.

Bupati yang mendapat pelukan dari ASN tersebut pun tidak bisa menyembunyikan air matanya, menurut Bupati Faida, banyak kesan yang akan sulit dilupakan bagi mereka yang benar-benar tulus mengabdi dan dan melayani masyarakat.

“Hanya di Jember ini, ada ASN yang pamitan sambil menangis, ini menunjukkan kalau ia mengabdikan waktu dan pikirannya dalam melayani masyarakat dengan Ikhlas dan Lillahi taala, semoga ASN yang seperti ini bisa lebih baik ditempat barunya,” pungkas Bupati sambil menyeka air matanya. (*)

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *