Dinkes Jember Apresiasi Pelatihan Kader Kesehatan di Pesantren

JEMBER (titik0km.com) – Humas Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Yumarlies SH MM, memberikan apresiasi positif atas terbentuknya Kader Kesehatan di Lingkungan Pondok Pesantren yang diinisiasi oleh 3 mahasiswi FKM (Fakultas Kesehatan Masyarakat) Universitas Jember, Panti pada hari Jumat (11/7) di Pondok Pesantren Al Hasan Kecamatan Panti Kabupaten Jember.

Menurut Yumarlis, kabupaten Jember memang memiliki kurang lebih 400 Pondok Pesantren yang tersebar diseluruh wilayah kabupaten. Sementara itu target yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur adalah lebih dari 22% Pondok Pesantren memiliki Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren). “Untuk Jember sendiri masih mencapai kurang lebih 10%, hal ini masih jauh dari target yang diharapkan. Karena itu Dinas Kesehatan menghimbau adanya sinergi dari berbagai pihak dan salah satunya adalah dari mahasiswa kesehatan, sehingga program pembentukan kader kesehatan di pondok pesantren ini bisa berjalan untuk pembinaan masyarakat di lingkungan pondok pesantren,” ujar Yumarlies.

Pembentukan Kader Kesehatan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al – Hasan Kecamatan Panti Kabupaten Jember tersebut merupakan serangkaian dari program TOP (Training of Pioneer) Santri, yaitu Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di bidang pengabdian kepada masyarakat yg diinisiasi oleh 3 Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember yakni Rifka Fatimatuz Zahro’, Lutfi Imansari dan Indah Ningtiyas Hidayati, yang dilaksanakan mulai awal Februari hingga Juni 2014.

Permasalahan kesehatan di ponpes Al-Hasan Kecamatan Panti tersebut merupakan hal yang kompleks dan perlu perhatian khusus. Pasalnya banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut, mulai dari perilaku santri itu sendiri, minimnya pengetahuan mengenai kesehatan, keadaan geografis yang berada di daerah sekitar aliran sungai serta jauh dari pusat kota, dan sebagainya membuat permasalahan dalam Pondok Pesantren tersebut menjadi semakin kompleks.

Hadirnya kader kesehatan santri dan pemberian pelatihan mengenai beberapa aspek kesehatan yang ada tersebut, diharapkan prevalensi berbagai penyakit endemik di lingkungan Pondok Pesantren akan semakin berkurang dengan adanya peningkatan pengetahuan kesehatan yang dapat diakses oleh para santri dari kader kesehatan. (humasunej/asd)

Dinkes Jember Apresiasi Pelatihan Kader Kesehatan di Pesantren

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: