Garuda Indonesia Sebut Jember Pasar yang Potensial

Targetkan untuk Perjalanan Angkutan Haji, TKI, Pebisnis, Dunia Pendidikan dan Pariwisata

JEMBER (titik0km.com) – Pesawat ATR 72-600 dengan kapasitas 70 penumpang tersebut akhirnya mendarat dengan mulus di Bandara Notohadinegoro, Wirowongso, Ajung Jember. Pesawat dari maskapai Garuda Indonesia ini memang dalam rangka menjalani penerbangan perdana di bandara sempat terbengkalai selama beberapa waktu ini, pada hari Rabu (16/7). Pada penerbangan Perdana kali ini, Garuda Indonesia akan menjalani rute penerbangan Jember – Surabaya.

Menurut Zainal Abidin, Kabag Humas Sekkab Pemerintah Kabupaten Jember, penerbangan istimewa ini juga di ikuti oleh Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Dirjen Perkeretaapian, Hermanto Dwiatmoko didampingi beberapa direktur di lingkungan Kemenhub, juga Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer, didampingi Vice Presiden PT Garuda Indonesia Region III, Ari Suryanta, Ketua DPRD Jember Saptono Yusuf, serta Kepala Dinas Perhubungan Jember Isman Sutomo, menjadi penumpang pada inaugural flight Surabaya-Jember Garuda Indonesia ini.

Kedatangan penerbangan perdana Garuda Indonesia yang disambut langsung oleh Bupati Jember MZA Djalal bersama jajaran Muspida, serta Pejabat Pemkab Jember, mendarat dengan mulus di Bandara Notohadinegoro sekitar pukul 10.15 WIB. Untuk melayani penerbangan dari Surabaya menuju Jember dan sebaliknya itu, Garuda Indonesia akan mempergunakan pesawat terbang jenis ATR 72-600, dengan kapasitas 70 orang penumpang.

Sementara Jadual penerbangan rute Surabaya–Jember, berangkat dari Surabaya pukul 08.40 WIB, dan tiba di Jember pukul 09.15 WIB.Sedangkan rute Jember Surabaya, berangkat dari Jember pukul 09.45 WIB dan tiba di Surabaya pukul 10.15 WIB. Untuk penerbangan Jember-Surabaya tampak sudah ada beberapa penumpang dari kalangan pengusaha yang juga ikut bersama rombongan Bupati bersama Pemkab Jember pada penerbangan perdana itu.

Sementara itu Ari Suryanta, Vice Presiden PT Garuda Indonesia Region III, memang Garuda Indonesia melihat Jember sebagai pasar yang potensial untuk angkutan udara, dengan posisi kota Jember yang sedang berkembang pesat, keberadaan beberapa perguruan tinggi di seputaran Jember menjadikan pasar untuk angkutan udara di Jember masih terbuka lebar. “Garuda Indonesia sendiri, telah mendapatkan penghargaan untuk penerbangan ekonomi terbaik seluruh dunia, sehingga kami juga mendukung niatan Pemkab Jember untuk mengoperasionalkan Bandara Notohadinegoro ini, untuk kedepan, akan kita lihat dan evaluasi, apakah diperlukan menambah jadwal terbang tidak hanya satu kali sehari, mungkin dua kali sehari, juga termasuk untuk destinasi yang lain,” papar Ari Suryanta.

Garuda Indonesia sendiri sudah mentargetkan akan melayani embarkasi perjalanan haji dari Bandara Notohadinegoro, juga melayani pebisnis, dunia pendidikan, TKI dan pariwisata. Bahkan dalam sambutannya, Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer, sangat mengagumi pemandangan dari udara pada penerbangan perdana ini, “Jember sangat indah dari udara, saya bisa melihat laut dan pengunungan sekaligus dari pesawat, semoga pariwisata Jember bisa lebih berkembang dengan hadirnya Garuda Indonesia Explore di Bandara Notohadinegoro ini,” kata Erik Meijer. (ias)

Garuda Indonesia Sebut Jember Pasar yang Potensial (1) Garuda Indonesia Sebut Jember Pasar yang Potensial (2) Garuda Indonesia Sebut Jember Pasar yang Potensial (3) Garuda Indonesia Sebut Jember Pasar yang Potensial (4) Garuda Indonesia Sebut Jember Pasar yang Potensial (5)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: