Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Inspirasi » Hadiri Kongres Nelayan, Bupati Jember dan Menteri Kelautan Berikan Asuransi

Hadiri Kongres Nelayan, Bupati Jember dan Menteri Kelautan Berikan Asuransi

Hadiri Kongres Nelayan, Bupati Jember dan Menteri Kelautan Berikan Asuransi

Jember (titik0km.com) – Kongres nelayan yang digelar di Puger Jember, Sabtu (24/11/2018) dihadiri Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Puji Astuti, Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR serta jajaran Forkopimda, dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyerahkan bantuan program asuransi.

Untuk program asuransi nelayan, bupati menyebut sebanyak 4.550 nelayan telah didukung asuransi yang dibiayai oleh pemerintah pusat. Bantuan biaya asiransi ini selama satu tahun. Harapannya, setelah itu mengetahui manfaat asuransi hingga berikutnya bersedia membayar sendiri.

Bupati menjelaskan premi asuransi tersebut tidak mahal, yakni Rp. 175 ribu per tahun. “Jika yang dari pusat habis, supaya tidak terputus, disambung dengan satu tahun lagi premi dibayar pemerintah kabupaten Jember,” ujar bupati di arena kongres di Alun-alun Puger.

“Tetapi, tahun selanjutnya nelayan harus mulai mandiri membayar asuransi untuk dirinya. Sebanyak 6.100 nelayan tahun ini mendapatkan asuransi nelayan Jember,” terang bupati, Sabtu 24 November 2018.

Bupati juga mengatakan, keselamatan nelayan tidak boleh diabaikan. Karena itu, pemerintah telah menyiapkan pelampung untuk seluruh kapal di Jember. Pelampung ini tidak diberikan kepada orang per orang, tetapi diberikan kepada kapalnya. “Tidak boleh ada kapal yang melaut tanpa pelampung, dan nelayan harus menggunakan pelampung,” pesannya.

Terkait potensi kemaritimiman dan kelautan Jember yang pengembangannya belum maksimal, Bupati Faida mengungkapkan optimismenya.

Sebab, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berjanji akan bersama dan membantu nelayan di Jember. “Dengan catatan nelayan Jember mau menjaga potensi kelautan. Jangan sampai disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak peduli kesejahteraan nelayan dan keluarganya,” tuturnya.

Menurut bupati, Menteri Susi menepati janji atas penyediaan Cold Storage yang sudah dibangun dan diserahkan untuk Puger.

Begitu juga dengan pembangunan dermaga. Pemerintah daerah bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jatim membangun Dermaga Watu Ulo, Dermaga Puger, serta Dermaga TPI Getem.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengajak nelayan Puger untuk menjaga laut yang menjadi masa depan Bangsa Indonesia. Pemerintah ingin membantu masyarakat untuk menjaga lautnya, supaya ikan terus tetap ada dan banyak.

“Oleh karenanya, jaga ikan jangan ambil benih ikan, membuat dan memakai alat tangkap yang ramah lingkungan,” kata Menteri Susi dalam Kongres Nelayan Kabupaten Jember di Puger, Sabtu 24 November 2018.

Menteri Susi pun mengingatkan agar nelayan menjaga jaga nikmat tuhan dan tidak boleh kufur dengan nikmat-Nya. “Perbolehkan makhluk tuhan beranak pinak. Jangan ambil sebelum masa dia melangsungkan generasinya. Ambillah ikan pada saat waktunya,” tuturnya.

Selain menyampaikan pesan menjaga laut, menteri juga menyampaikan kemudahan bagi nelayan yang memiliki kapal dengan ukuran kurang dari 10 GT. Mereka tidak perlu Surat Laik Operasi (SLO) untuk melaut.

Ia mengungkapkan, pertama kalinya sebuah profesi di laut dilindungi oleh negara dengan asuransi nelayan.

Dengan asuransi tersebut, nelayan yang meninggal di laut mendapatkan Rp. 200 juta, meninggal di darat dapat Rp. 160 juta, cacat tetap mendapatkan Rp. 100 juta. Jika sakit, ada biaya pengobatan 20 juta.

Tentang breakwater, Menteri Susi berjanji akan membantu mengarahkan dan meneruskan ke menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) atau perhubungan, jika nanti akan dibangun lagi.

Kongres Nelayan Kabupaten Jember diikuti oleh sekitar 4.600 nelayan dari Puger. Selain dihadiri Bupati Faida, kongres ini juga dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Hadir pula unsur Forkopimda Jember serta pejabat terkait lainnya. Dalam acara itu juga digelar pameran produk hasil para nelayan. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top