Hari Ke 2 Peserta Ujian SBMPTN Pingsan Karena Sakit Thypus

Ikbal mengalami kecelakaan di dekat pasar Arjasa, akibatnya kaki kanannya patah di hari ke 2 SBMPTN JEMBER (titik0km.com) – Hari kedua pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Panitia Lokal (Panlok) 58 Jember hari Rabu (19/6) diwarnai dengan peristiwa pingsannya salah seorang peserta ujian Sains dan Teknologi (Saintek) di lokasi Fakultas Teknologi Pertanian. Peserta atas nama Anggun Yesitasari pingsan saat mengerjakan ujian Tes Kemampuan Sains dan Teknologi. Panitia di Fakultas Teknologi Pertanian pun segera meminta bantuan Tim Kesehatan beserta mobil ambulance.

“Setelah kita tangani, pasien kita bawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) UPT Pelayanan Kesehatan Universitas Jember. Ternyata Anggun sakit thypus tetapi memaksakan diri untuk ikut ujian,” jelas dr. Irawan Fajar, M.Kes, dokter Tim Kesehatan yang siaga selama ujian SPMB digelar.  Karena kondisinya masih lemah, Anggun pun akhirnya mengerjakan ujian di UGD UPT Pelayanan Kesehatan Universitas Jember dengan pengawasan panitia.

Kasus yang hampir sama juga menimpa M. Ikbal Fathoni, peserta ujian SBMPTN di lokasi ujian Fakultas Sastra. Peserta ujian Saintek ini terpaksa mengerjakan soal-soal ujian di mobil yang disewa orangtuanya di halaman Kampus Fakultas Sastra dengan pengawasan panitia. Pasalnya, kemarin selepas mengikuti ujian SBMPTN hari pertama, Ikbal mengalami kecelakaan di dekat pasar Arjasa, akibatnya kaki kanannya patah. “Panlok 58 Jember berusaha memberikan bantuan kepada peserta yang membutuhkan penanganan khusus, contohnya ya, seperti Ikbal ini,” kata Rokhani, SP., MSi, Kepala Bagian Humas dan Protokol Universitas Jember.

Peserta SMBPTN atas nama Anggun Yesitasari pingsan saat mengerjakan ujian Tes Kemampuan Sains dan Teknologi

Selain Anggun dan Ikbal, ada dua peserta lagi yang membutuhkan perawatan dari Tim Kesehatan Universitas Jember, mereka adalah Uci Yuana Sari peserta ujian Saintek di lokasi ujian UPT Pusat Bahasa dan M. Dani Wicaksono peserta ujian Sosial Humaniora di lokasi ujian Fakultas Pertanian yang juga sakit. Uci mengalami sakit perut, sementara Dani jatuh di lokasi ujian. Setelah mendapatkan perawatan, keduanya mampu melanjutkan ujian.

Secara umum, pelaksanaan ujian SBMPTN di Panlok 58 Jember selama dua hari ini berjalan lancar. “Alhamdulillah, ujian SBMPTN hari pertama dan kedua berlangsung lancar, tinggal menunggu pengumuman kelulusan SBMPTN yang direncanakan keluar pada tanggal  12 Juli 2013 nanti,” tambah Rokhani, SP., MSi. (ias)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: