Hatta Rajasa Berikan Kuliah Umum di Depan Mahasiswa Jember

JEMBER (titik0km.com) – Setelah batal beberapa kali akhirnya Menteri Koordinator Perekonomian RI Hatta Rajasa akhirnya pada hari Sabtu (28/12) dapat berkunjung ke Jember untuk memberikan kuliah umum tentangĀ  Asean economic Community 2015 di depan mahasiswa dan HIPMI Jember yang dengan sabar menunggu sejak pagi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Unej.

Sebanyak 900-an mahasiwa dan HIPMI Jember dari berbagai universitas di kota Jember tampak dengan sabar menunggu, pasalnya Hatta Rajasa yang datang menggunakan heli tersebut, mendarat di Kaliwining kemudian berkunjung ke kebun Pusat Penelitian Kopi Kakao (Puslitkoka) Jember serta kemudian berkunjung ke kantor Puslitkoka Jember yang terletak di Jl. Pb Sudirman Jember

Dengan dikawal dan penjagaan puluhan aparat kepolisian yang langsung dikomando oleh Kapolres Jember AKBP Awang Joko Rumitro, SIK, M.Si, rombongan Menteri Koordinator Perekonomian RI tersebut tiba sekitar pukul 10.00 wib yang langsung disambut Rektor Universitas Jember Moh Hasan, yang didampingi oleh para pembantu rektor Unej.

Hatta Rajasa yang didampingi oleh Anang Hermansyah, artis kelahiran Jember yang juga menjadi calon legislatif untuk daerah pemilihan Jember-Lumajang dari PAN yang kebetulan juga diketuai oleh Hatta Rajasa. Selain itu juga nampak hadir Ketua APTRI dan pengusaha asal Tanggul Jember Arum Sabil yang turut dalam rombongan.

Acara kuliah umum itu sendiri juga mengundang rektor dan direktur berbagai perguruan tinggi dan politeknik yang ada di Jember, “Dari 23rb mahasiswa Unej hanya sekitar 700 orang yang bisa kami tampung dalam gedung ini selain kuota pendaftaran online acara kuliah umum ini sudah penuh sehari setelah dibuka, juga mahasiswa undangan dari perguruan tinggi dan politeknik yang lain yang ada di Jember,” jelas Moh. Hasan dalam sambutannya.

Hatta Rajasa, dalam materi kuliah umum yang disampaikan, lebih banyak mengupas tentang program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) Menko Perekonomian RI dalam menyongsong Asean Economic Community 2015 mendatang. MP3EI adalah salah satu rencana kerja dengan pertimbangan yang cukup matang tentang fenomena akan terintegarisinya keadaan ekonomi secara global.

“4 pilar yang harus diperhatikan betul oleh Indonesia dengan diterapkannya asean Economic Community 2015 adalah, Pasar tunggal Asean yang meliputi 600jt lebih penduduk di Blok Asia Tenggara yang terdiri dari 10 negara, kemudian, Asean dikenal sebagai basis produksi serat manufaktur dengan modal asing. Selanjutnya adalah barang komoditas apapun akan leluasa bergerak bebas, investasi asing juga bergerak bebas, tenaga kerja berkemampuan khusus juga bergerak bebas,” papar Hatta Rajasa

“Untuk mampu bersaing di tahun 2015, Indonesia benar-benar memacu inovasi dan kemampuan serta harus memiliki good service improvment karena diprediksikan Asean, akan menjadi negara penyedia pangan dunia,” lanjut Hatta Rajasa

“Kompetisi ekonomi regional yang semakin sengit mengharuskan siapapun juga harus siap menghadapinya, dan MP3EI salah satu programnya yang secara khusus adalah memeratakan pembangunan melalui pembangunan kewirausahaan kecil dan menengah. Wirausaha adalah kunci untuk bisa berkiprah di Asean Economic Community 2015, dan terbukti wirausaha mampu merespon goncangan ekonomi yang melanda Indonesia, di tingkat regional maupu kriris global,” jelas Hatta Rajasa

Kuliah umum tersebut juga dibuka hanya 1 sesi tanya jawab yang langsung dimanfaatkan peserta kuliah umum untuk bertanya kepada Hatta Rajasa. Sayangnya pada akhir acara, saat Hatta Rajasa meninggalkan Gedung PKM Unej tidak disediakan waktu yang cukup untuk wartawan cetak, elektronik dan online untuk melakukan wawancara dengan Menko Perekonomian, bahkan salah satu jurnalis beritajatim.com, Oryza Wirawan sempat ditarik oleh satuan pengamanan dari Unej.

Satu hal yang tidak perlu terjadi saat para satuan pengamanan universitas yang mempunyai 23rb mahasiswa itu diberikan pemahaman bahwa, jurnalis tetap harus diberikan kesempatan untuk wawancara seperti yang dijamin oleh undang undang pers. (ias)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: