Info Market – IHSG PT Sucorinvest Central Gani

Jika data-data AS positif, pelemahan IHSG Jumat (22/3/2013) ini diprediksi terbatas sehingga indeks masih di jalur konsolidasinya.

Penguatan IHSG yang terjadi di awal sesi terlihat tidak bertahan lama dan menghapus harapan banyak pelaku pasar yang masih mengharapkan tetap bergerak di teritori hijau hingga penutupan. Harapan itu, dengan memfaktorkan penutupan bursa saham Eropa dan AS yang positif setelah mendapat kabar dari bertahannya Siprus di zona Euro dan masih tetapnya program pembelian obligasi oleh The Fed.

Di sisi lain, rilis penurunan indeks manufaktur Jerman dan zona Euro secara tidak langsung mengakhiri reli IHSG selama dua hari berturut-turut. Apalagi laju bursa saham Asia variatif cenderung negatif dan diikuti dengan pembukaan bursa saham Eropa yang negatif. Semua itu, makin membuat IHSG letoy.

Sementara itu, bursa saham Asia variatif cenderung melemah meskipun terdapat kabar positif dari AS di mana The Fed akan tetap melanjutkan bond buying programnya dan hasil survey indeks manufaktur China meningkat menjadi 51,7 dibandingkan sebelumnya 50,4 dan konsensus 50,8.

Nikkei bertahan di zona positif setelah Gubernur Bank of Japan (BoJ) menyampaikan rencana stimulusnya. Sementara KOSPI negatif setelah diterpa kabar adanya cyber attack yang mengganggu jaringan komputer dan kekhawatiran akan terjadinya perang dengan Korea Utara. Pelemahan yang terjadi jelang penutupan setelah terimbas penurunan data Jerman.

Moving Average Convergence-Divergence (MACD) cenderung down dengan histogram negatif yang memanjang. The Relative Strength Index (RSI), William’s %R, dan Stochastic masih mencoba bertahan untuk tidak melemah lebih dalam.

IHSG sepertinya memang sedang mencari alasan untuk menghentikan reli kenaikannya dengan memanfaatkan berita negatif. Diharapkan pelemahan yang terjadi masih terbatas sehingga tetap mempertahankan laju konsolidasinya sehingga IHSG tidak melemah lebih dalam.

Hingga kemarin petang, pasar saham Eropa berbalik negatif seiring kabar dari Siprus setelah European Central Bank (ECB) memberikan ultimatum jika pemerintah Siprus tidak bisa mencapai kesepakatan bailout dengan Uni Eropa dan International Monetary Fund (IMF) hingga Senin (25/3/2013), fasilitas likuditas darurat bagi perbankan Siprus akan dihentikan.

Selain itu, ECB belum memastikan akan menyetujui bantuan dari Rusia untuk Siprus. Rilis penurunan manufacturing dan service PMI Jerman maupun zona Euro makin menambah derita indeks saham Eropa. Sementara bursa saham AS sudah diperkirakan ikut terimbas kabar dari Siprus tersebut di mana membuat pelaku pasar juga khawatir akan masa depan zona Euro.

Tetapi, sentimen negatif itu bisa saja berpengaruh hanya sedikit dengan asumsi rilis initial jobless claims, manufacturing PMI, serta data-data perumahan AS minimal sesuai dengan estimasi pelaku pasar.

Santi Matovani

Institutional Equity Sales

PT Sucorinvest Central Gani

Equity Tower, 31st Floor

Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53

Jakarta 12190 – Indonesia

Phone : +62 21 29960999

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: