Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Features » Ingin Sampaikan Aspirasi? Ikutlah Sholawatan tiap Malam Jumat Manis di Pendopo, Bupati Jember akan Menjawab

Ingin Sampaikan Aspirasi? Ikutlah Sholawatan tiap Malam Jumat Manis di Pendopo, Bupati Jember akan Menjawab

Ingin Sampaikan Aspirasi? Ikutlah Sholawatan tiap Malam Jumat Manis di Pendopo, Bupati Jember akan Menjawab

Setiap malam Jumat manis, Pendopo Kabupaten Jember dalam 3 tahun terakhir selalu ramai oleh jamaah Sholawat, tidak hanya diikuti oleh kalangan pejabat, tapi dari seluruh lapisan masyarakat di Jember banyak yang mengikuti kegiatan ini, usut punya usut, melalui majelis sholawatan inilah, masyarakat bisa langsung menyampaikan aspirasinya kepada Bupati Jember.

Seperti yang terlihat pada Kamis (14/2/2019) malam, ratusan masyarakat memenuhi Pendopo Wahya Wibawa Graha, ruang yang selama ini menjadi tempat dilantiknya para pejabat dilingkungan Pemkab Jember, meski hanya dengan beralaskan karpet, ratusan warga khusyuk saat melantunkan sholawat Nabi yang diiringi oleh seni Hadrah At Tanwir dari Desa Slateng Ledokombo pimpinan Ustad Danil.

“Saya baru pulang dari Jakarta, ini tadi saja rebutan tiket, karena semua penerbangan dari Jakarta ke Jawa Timur full, maklum lah karena bersamaan dengan pelantikan Gubernur kita, dan saya Alhamdulillah saya bisa mendapatkan tiket pesawat, sehingga masih bisa ikut sholawatan bareng bapak-ibu sekalian,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga mendengar beberapa aspirasi dari masyarakat yang ikut sholawatan, mulai dari persoalan P3K, TMMD, Beasiswa, hingga mutasi jabatan guru, dari pantauan media ini, terlihat beberapa guru yang menanyakan Surat penugasan mengajar yang selama ini belum diterimanya.

“Semua aspirasi ini langsung saya tampung, dan ini nanti akan kami perioritaskan untuk di tindak lanjuti, dan inilah manfaat dari sholawatan, kadang ada persoalan yang terselip yang tidak diketahui, kalau dengan cara seperti ini kan jadi ketemu, mana persoalan-persoalan yang belum tertangani,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyampaikan hasil dari Jakarta, diantaranya mengenai perkembangan Embarkasi Haji dan Umroh, yang saat ini sudah mulai memasuki tahap pembangunan di bagian dalam bandara, “Untuk embarkasi haji, kemarin kita sudah melihat masterplannya, untuk landasan pesawat pembangunan ditanggung oleh pemerintah pusat, dan kita dari pemerintah daerah kebagian menyiapkan asrama hajinya, dan tahun ini sudah bisa dikerjakan,” ujar Bupati.

Tidak hanya itu, Bupati juga menyinggung masalah blok tambang emas Silo yang sudah dicabut SK nya oleh Menteri ESDM, bagi bupati, saat ini memasuki tahun politik, tidak perlu ada yang mengaku-ngaku jadi pahlawan, “Intinya adalah bagaimana perjuangan masyarakat Silo yang sudah bertahun-tahun berhasil, saya saja yang mau disebut pahlawan, karena memang ini tugas dari Bupati untuk memenuhi keinginan masyarakat,” pungkas Bupati. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top