Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Features » Ini Pesan Bupati Dikala Temui Jamaah Tour Wisata Religi

Ini Pesan Bupati Dikala Temui Jamaah Tour Wisata Religi

Ini Pesan Bupati Dikala Temui Jamaah Tour Wisata Religi

Jember (titik0km.com) – Tour Wisata Religi yang mulai pada Jumat lalu, menarik minat ratusan warga yang tinggal jauh dari kota, dari pantauan media ini, tercatat sudah ada dua Jamaah Tour Wisata Religi yang mengikuti wisata ini, dengan waktu yang berbeda, dimana pada Jumat lalu oleh Jamaah asal Silo, pada Minggu (10/3/2019) malam giliran rombongan Jamaah dari Kecamatan Ledokombo.

“Agar masyarakat Jember yang mengikuti tour wisata religi tidak hanya sekedar berkunjung ke masjid, ziarah ke makam ulama di Jember, maupun mampir ke Pendopo, tapi harus ada yang bisa memberi manfaat ke masyarakat, setelah mengikuti wisata religi, setiba di rumah, tolong tengok kanan kiri bapak-ibu sekalian, jika ada warga miskin maupun anak yatim piatu, dan apa ada yang belum tersentuh bantu, tugas bapak-ibu sekalian untuk mendata dan menyampaikan ke kami, silahkan koordinasi dengan ketua rombongan atau langsung ke Pendopo,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR saat menemui ratusan jamaah Wisata Religi di Pendpo Pemkab Jember Minggu (10/3/2019) malam.

Tour wisata religi ini sendiri merupakan bagian dari 22 program kerja Pemkab Jember, sesuai Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2019 dengan programnya yang difokuskan pada pengembangan wisata dan juga menuju Jember Mandiri.

Sementara Bambang Saputro SH. Kepala Bagian Bina Mental Pemkab Jember mengatakan bahwa untuk tour wisata religi yang kedua ini masih menggunakan route yang sama dengan sebelumnya, dimana ada 4 lokasi yang dituju, yaitu Masjid Cheng Hoo, Masjid Raudatul Muchlisin, Ziarah Makam ke KH. M. Shidiq, Masjid Jami dan juga pendopo Pemkab Jember.

“Sebenarnya masih banyak lokasi yang bisa dituju, seperti di makam Habib Sholeh Tanggul, makam Bujuk Melas di Garahan Silo, dan tempat-tempat lain, tapi waktunya yang tidak cukup, kalau semua di kunjungi butuh waktu mulai pagi, ini saja jadwal pemberangkatan yang direncanakan jam 1 siang baru bisa berangkat jam 3 sore,” ujar Bambang.

Namun Bambang tidak memungkiri, jika ada warga yang ingin swadaya menggelar paket tour wisata religi, pihaknya siap membantu pihak penyelenggara terkait hal-hal yang dibutuhkan untuk tour wisata religi.

“Saat ini memang yang mengajukan dari wilayah Jember bagian timur, namun kalau ada kecamatan lain yang ingin menggelar tour wisata religi dan ada yang mengkoordinir, silahkan menghubungi kami,” pungkas Bambang. (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top