Ivan Agus Tarmuji Paspampres Asal Kebonsari Jember Jangan Tinggalkan Sholat dan Berbakti Kepada Orang Tua

Jember (titik0km.com) – Berkali-kali ungkapan tersebut disampaikan Pratu Ivan Agus Tarmuji, Paspampres putera daerah Jember ini saat berbincang, sholat lima waktu dan berbakti kepada kedua orang tua. Sambil beberapa kali mengelap keringat yang terus bercucuran karena teriknya matahari, Ivan sapaan akrabnya menceritakan banyak hal soal Jember saat ini yang terus berbenah dan banyak dijumpai kemajuan di beberapa bidang, seperti pendidikan gratis dan fasilitas penunjang lainnya. “Sekarang adik-adik pelajar sudah banyak mendapat fasilitas yang jauh lebih baik dari tahun dulu waktu jaman saya sekolah, ada pendidikan gratis dan fasilitas belajar lainnya, ini patut disyukuri, karena pelajar harusnya lebih bisa berkonstrasi untuk belajar,” ungkap lulusan SMA Kartika Jember ini yang telah mengabdi di pasukan pengamanan presiden sejak 4 tahun lalu. Ivan mengungkapkan bahwa upaya yang dilakukan pemerintah untuk menggratiskan biaya pendidikan seharusnya diimbangi dengan prestasi yang diraih oleh pelajar dan generasi muda pada umumnya, bahkan kalau perlu hingga ke jenjang internasional. “Prestasi sekolah juga seharusnya bisa diraih, dan prestasi kreatif seperti dalam bidang budaya misalnya, juga harus digenjot, agar nama Jember lebih bisa dikenal, bukan hanya di Indonesia, tetapi dunia internasional,” tambahnya.
Ivan sebelumnya bertugas di Satuan Brigif 13 RAIDER Tasikmalaya dan kini bergabung di Satuan Grup A Paspampres. Meskipun sebelumnya saat berdialog Ivan terlihat canggung mengingat selama ini ia memang cukup jarang bisa berdekatan dengan presiden secara langsung, mengungkapkan bahwa sebelumnya tidak ada angan-angan untuk mengemban tugas untuk mengawal orang nomor 1 di Indonesia ini. “Saya memang tidak ada angan-angan sebelumnya, dan Alhamdulillah pada waktu itu saya berhasil lolos test seleksi antar jajaran KOSTRAD dan KODAM. Kunci saya adalah berusaha konsisten menegakkan sholat 5 waktu dan menuruti, mentaati arahan orang tua,” lanjutnya. Tidak muda memang untuk tugas pengawalan ini, namun ada kebanggan tersendiri untuk bisa mengawal presiden, mengingat kesempatan ini tidak semua prajurit bisa dapatkan. “Setahu kami, hanya pengabdian terbaik yang ingin kami berikan kepada Negara, tidak ada motivasi lain, apapun dan dimanapun kami bertugas, NKRI harus kita pelihara, perjuangkan dan bela,” katanya. Untuk itu, ia sangat berharap bahwa apa yang sudah diraih berikut proses panjang untuk mendapatkannya, bisa dijadikan inspirasi sekaligus motivasi para pelajar dan generasi muda di Jember untuk tidak mudah putus asa, terus berkarya di semua bidang, dengan dilandasi moral yang baik agar nantinya akan menjadi penerus bangsa yang bukan sekedar pintar dan cerdas, tetapi berakhlaq dan berbudaya Indonesia.
Dengan bangga, pada kesempatan yang sama, Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR menyampaikan apresiasinya kepada putera daerah Jember yang mengabdi untuk pengamanan presiden. “Mereka adalah contoh yang baik untuk menyampaikan kepada masyarkat tentang Jember, dan mereka bisa menjadi orang-orang pilihan diantara ribuan yang lain. Mudah-mudahan prestasi putera daerah yang ada di Paspampres ini bisa dijadikan motivasi bagi generasi muda Jember,” ujar Bupati Faida yang melepas langsung Paspampres kembali ke Jakarta sehari setelah kunjungan Presiden Jokowi di Jember. (MJL)

Wawancara Eksklusif Dengan Paspampres Asal Jember (bagian 3 habis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: