Jadikan Aneka Makanan Olahan, Dosen Unej Sulap Jamur Tiram Jadi Abon

Jember, (titik0km.com) – Budidaya jamur tiram atau bahasa latinnya Pleurotus ostreatus di kabupaten Jember, banyak dilakukan oleh masyarakat, selain mudah dalam penanaman, dan perawatan dikarenakan mudah beradaptasi terhadap lingkungan, membuat produksi jamur tiram di Jember menjadi melimpah.

Akibatnya harga jamur tiram dipasaran semakin murah dan cenderung sulit dalam hal pemasaran, beberapa inovasi juga dilakukan oleh petani jamur tiram, agar mudah laku di pasaran diantaranya dengan membuat jamur crispy, nugget jamur tiram, bakso jamur tiram, maupun kripik jamur tiram dan lain-lain.

Seiring perkembangan, terobosan untuk membuat makanan olahan dengan bahan baku jamur terus dilakukan sebagian masyarakat, salah satunya yang dilakukan oleh Dosen Fakultas Teknik Pertanian (FTP) Universitas Negeri Jember (Unej) mereka adalah Prof. Yuli Witono, Ardiyan Dwi Masahid dan Dr. Maryanto.

Ditangan ketiga dosen dan 2 mahasiswanya ini, warga di Dusun Watukebo Desa Andongsari Ambulu kini bisa membuat olahan baru yang terbuat dari jamur tiram, yakni Abon jamur tiram.

Menurut Ardiyan salah satu dosen yang tergabung dalam tim Pengabdian, dipilihanya pelatihan membuat olahan abon dari jamur tiram bagi masyarakat di Desa Andongsari, dikarenakan untuk kawasan Jember, olahan jenis abon dari jamur tiram masih jarang dan bahkan nyaris tidak ada.

“Kami memilih memberikan pelatihan abon dari jamur tiram kepada masyarakat, karena olahan jenis ini masih sangat minim di Jember, selain itu, olahan makanan jenis ini juga cenderung lebih awet dibanding olahan makanan lainnya,” ujar Ardiyan.

Ardiyan menambahkan, dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat dalam mengolah jamur tiram dengan berbagai olahan makanan, akan memberikan nilai ekonomi yang tinggi dibandingkan menjual jamur masih belum diolah.

“Di Home Industri Rumah Zahra (tempat memberikan pelatihan,red) selama ini hanya membuat makanan olahan basah seperti bakso jamur dan nugget jamur, sedangkan untuk makanan olahan kering, hanya satu jenis, yakni jamur crispy, dengan adanya pelatihan membuat Abon dari jamur, semakin beragam,” tambah Ardiyan.

Ardiyan juga menjelaskan, bahwa selama ini masyarakat masih belum banyak yang tahu manfaat dan kandungan yang ada di tanaman jamur tiram, jamur tiram merupakan bahan makanan bernutrisi dengan kandungan protein tinggi, kaya vitamin dan mineral, rendah karbohidrat, lemak dan kalori.

“Kandungan protein jamur tiram yaitu sekitar 10.5-30.4 persen. Selain kandungan nutrisinya, jamur ini tergolong dalam jamur edible yang diketahui sangat enak rasanya dengan tekstur yang khas menyerupai daging (meaty taste) membuat produk olahannya semakin diperhitungkan di pasaran, terlebih jika diolah dengan aneka variasi,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: