Jawab Tantangan Agroindustri UNEJ Buka Prodi Teknologi Industri Pertanian

JEMBER (titik0km.com)Indonesia masih menjadi lumbung pangan bagi dunia, termasuk juga sektor pertanian memiliki peranan strategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional. Sebagai negara agraris Indonesia sudah seharusnya mempersiapkan sumber daya manusia di bidang agroindustri. Melihat peranan strategis sektor pertanian Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Jember mempersiapkan satu program studi yang berkaitan erat dengan agroindustri, yaitu program studi Teknologi Industri Pertanian (TIP).

Dr. Yuli Witono STp Dekan FTP menerangkan bahwa pengembangan industri pertanian menjadi suatu hal yang sangat strategis untuk mengembangkan industri yang berbasis lokal maupun nasional, sehingga kedepan lulusan teknologi industri akan sangat dibutuhkan. “Prodi ini dipersiapkan untuk dapat mendidik dan mencetak para calon pengusaha tangguh dibidang technopreneur agroindustri selain itu  untuk melengkapi prodi yang sudah ada di FTP” jelasnya.

Sementara itu Ir. Yuli Wibowo, S.TP, M.Si yang disiapkan untuk menjadi Kaprodi di TIP mengatakan Prodi TIP ini akan berkonsentrasi mempelajari industri perkebunan dan perikanan. “Unej berada di wilayah perkebunan wajar jika kita berkonsentrasi kearah perkebunan, sedangkan kenapa perikanan, kami melihat potensi industri perikanan di indonesia masih bisa di kembangkan lebih maksimal lagi oleh sebab itu kami mencoba mengambil bagian itu”  katanya.

Para mahasiswa akan mempelajari seputar agro industri mulai dari hulu sampai hilir. Sehingga lulusannya diharapkan memiliki kompetensi dibidang pengelolaan agro indusrti terkait dengan manajerial maupun teknikalnya. Sisi entreprenuer juga ditekankan sehingga lulusannya bukan menjadi seorang job seeker tapi job creator.

Lebih lanjut Yuli Wibowo menambahkan, kesiapan pembukaan prodi baru tersebut sudah mencapai 100% baik bidang tenaga pengajar (SDM) maupun sarana dan prasarana. Perlu diketahui prasyarat yang harus dipenuhi untuk sebuah prodi baru harus memiliki sedikitnya sejumlah 6 orang dosen yang berkompeten dengan kualifikasi pendidikan S2. “Kami memiliki 9 orang dosen lulusan luar maupun dalam negeri, 4 orang S2 dan 5 orang Doktor, beberapa diantaranya disertasinya tentang perikanan,” imbuhnya. Dari sisi sarana, laboratorium managemen agro industri juga sudah disiapkan, selain lab yang sudah ada di FTP saat ini.

Mulai tahun ini, prodi TIP sudah bisa menerima mahasiswa melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) maupun melalui jalur Ujian Masuk Unej (UM Unej). Saat ini TIP akan menerima calon mahasiswa sebanyak 60 orang yang akan disaring melalui tiga jalur yaitu SNMPT, SBMPTN dan UM dari SMA jurusan IPA dan SMK yang berkaitan dengan perikanan dan perkebunan. (asd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: