Jelang Persiapan Nikah, Jalani Operasi Bibir Sumbing

1_Angwati, calon manten foto bersama kapten HarsonoSITUBONDO (titik0km.com) – Ada sisi menarik dalam kegiatan sinergi aksi kemanusiaan operasi gratis bagi 1000 dhuafa yang dilaksanakan di RS Bina Sehat Jember yang dibuka secara resmi oleh Kasdam V Brawijaya, kemarin (7/3/2013). Tidak hanya dari banyaknya jumlah peserta yang mengikuti kegiatan, namun saat pelaksanaan dan latar belakang ikut kegiatan operasi gratis ini, sangat menarik untuk disimak. Bagaimana tidak, ada pasien bibir sumbing yang menjalani operasi menjelang persiapan nikah.

Inipula  yang dialami Angwati, pasien asal Situbondo, salah satu peserta operasi bibir sumbing asal Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo.  Menurut Kapten Harsono, Pasiter Kodim 0823 Situbondo, yang membawa pasien tersebut dari Situbondo, pada mulanya peserta atas nama Angwati tersebut didaftarkan salah seorang perangkat desa di wilayahnya.

“Awalnya yang mendaftarkan pasien tersebut adalah kepala desa setempat ketika mengetahui  informasi dari TNI bahwa ada kegiatan operasi gratis bibir sumbing,” jelasnya.

Pada awal mendaftar sebagai pasien, kata dia, yang mendaftarkan atas nama Angwati tertulis nama ayahnya dan data tersebut sudah masuk ke Koramil setempat.

Namun pada wilayah lain, tepatnya di Kecamatan Panji, ternyata yang menjadi tempat tinggal Angwati, namanya juga didaftarkan untuk kegiatan operasi bibir sumbing gratis ini.

“Ketika ada verifikasi terakhir sebelum dilaksanakan screening, ketemulah bahwa nama peserta yang bersangkutan sama. Namun nama pendaftar yang berbeda,” kata Kapten Harsono. Namun demikian, hal itu tidak menjadi masalah karena hal hanya kesalahpahaman pendaftar akibat nama berbeda. Buktinya, sampai pelaksanaan operasi berlangsung, pasien Angwati tetap terdaftar dan ikut jadwal operasi.

Sementara itu, saat ditemui di sela-sela pelaksanaan operasi bibir sumbing di RS Bina Sehat, Angwati, 27, warga Kecamatan Panji, Situbondo ini mengaku sangat senang sekali dapat ikut kegiatan operasi gratis bibir sumbing kali ini.

“Perasaan saya sangat senang sekali bisa ikut operasi gratis ini. Apalagi dalam waktu dekat saya akan menikah,” ujarnya dengan sedikit malu.

Peran Kodim 0823 Situbondo, kata dia, sangat besar sekali. Mulai dari pendaftaran pertama, screening awal untuk menentukan lolos tidaknya operasi sampai pada mengantarnya waktu pelaksanaan operasi saat ini.

“Terima kasih pada bapak tentara yang sudah membantu saya untuk dapat di operasi bibir sumbing di RS Bina Sehat,” kata anak kedua dari pasangan Junaidi dan Lana ini. Dia berharap, kelak setelah dioperasi bibir sumbing, dia dapat menjalani hidup dengan lebih normal layaknya orang lain. “Terus terang selama ini ada sedikit perasaan minder ketika berkomunikasi atau interaksi dengan orang lain,” ujarnya.

“Semoga rencana dia yang mau menikah pada bulan Maret tahun ini dapat terlaksana. Apalagi dengan kondisi yang jauh lebih baik setelah menjalani operasi bibir sumbing,” pungkas Kapten Harsono ketika mendampingi peserta sebelum operasi. (fid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: