JFC International Event 2013 Ditutup Dengan Grand Carnival

JEMBER (titik0km.com) – Penuh dengan warna dan kaya kreatifitas. Itu yang tergambar dalam gelaran Grand Carnival JFC dengan tema Artechsion di JFC International Event 2013, Minggu (25/08) siang di Alun-alun Kota Jember.

JFC International Event 2013 diawali dengan Painting Exhibition serta Painting on T-Shirt, kemudian Photo Exhibition, serta Culinary Exhibition, yang dimulai dari tanggal 20 s/d 25 Agustus 2013. JFC Carnival sendiri terbagi 3 bagian, Kids Carnival, Art Wear Carnival, dan Grand Carnival mulai tanggal 23 s/d 25 Agustus 2013.

Fashion Carnival dengan tema Artechsion dari singkatan Art – Technology – Illusion dan catwalk terpanjang di dunia ini, menampilkan 10 tema defile yakni Tibet, Betawi, Bamboo, Artdeco, Octopus, Canvas, Tribe, Spider dan Venice, dan meraih peringkat 4 untuk karnaval terunik dan terheboh dunia setelah Mardi Grass USA, Rio De Jeneiro Brasil, dan The Fastnacht Koln, Jerman, serta mengungguli 3 karnaval dunia lainnya.

Pada gelaran JFC tahun ke 12 ini, kurang lebih sekitar 750 talent terlibat secara langsung dan ratusan volunter turut membantu jalannya acara tersebut.

JFC yang dari tahun ke tahun selalu ditonton puluhan ribu warga masyarakat dari Jember dan sekitarnya, telah banyak menarik perhatian baik dari Indonesia maupun luar negeri. Tercatat sekitar 2904 fotografer dan awak media dalam dan luar negeri meliput langsung perhelatan JFC International Event 2013 kali ini.

Begitu pula penataan penonton di runway utama serta ruang bagi fotografer serta awak media dibagi 2 zona terasa nyaman untuk mendapatkan posisi yang tepat pengambilan gambar. Tak kurang Paul Zacharia, fotografer senior asal kota Malang juga memberikan pendapat bahwa JFC 2013 adalah ini adalah yang terbaik dan paling ramah untuk fotografer dan media termasuk dengan pembagian ruang untuk media dan fotografer dinilai cukup banyak mengatasi masalah pengambilan gambar.

Tampaknya para fotografer baik profesional dan amatir, bisa dikatakan mereka puas dengan dengan sajian 10 defile dan karya desain tematik JFC 2013 kali ini, beberapa karya desain talent JFC memang bisa dibilang besar dalam ukuran, beberapa diantaranya antara 2 s/d 3 meter untuk lebar dan tingginya.

Namun sebaliknya, sebaliknya yang terjadi di sepanjang catwalk dari setelah setelah runway utama, dari Alun-alun Jember sampai dengan kompleks GOR Kaliwates Jember masih terjadi banyaknya penyempitan oleh penonton dan menyusahkan talent untuk memaksimalkan posenya.

Tampak pada beberapa komentar di media jejaring sosial, menyayangkan ketidak disiplinan penonton di sepanjang catwalk setelah runway utama. Salah satunya adalah Puji Lestariningrum dari Jember yang mengungkapkan bahwa penonton di sepanjang jalan Sultan Agung yang kurang memberi ruang, “kurang disiplin, saya prihatin, banyak peserta kecewa dan emosi karena merasa kesulitan berjalan di catwalk yang seharusnya jadi milik mereka tadi sore,” seperti yang dituliskan oleh Puji dalam jejaring sosial.

Ayu Sutarto, pengamat budaya tengger juga salah satu pendidik di Fakultas Sastra dan Guru Besar Universitas Jember juga menyayangkan ketidak disiplinan penonton JFC di sepanjang catwalk setelah runway utama, “Penonton kurang tertib, yang Kasihan para pelaku JFC, memang payah,” tulis Ayu Sutarto di komentar jejaring sosialnya.

Sepertinya sudah waktunya harus dipikirkan untuk melibatkan masyarakat di sekitar jalur catwalk untuk lebih memberikan rasa nyaman bagi talent dan penonton, apalagi gelaran JFC kali ini telah menggunakan sebutan International Event.

Sepantasnya pula mulai dipikirkan oleh Dynand Fariz dan JFC, serta warga kota Jember, untuk memberikan tontonan yang menarik pada JFC ke 13 yang akan digelar pada 19 s/d 24 Agustus tahun depan, agar lebih banyak lagi orang datang dan menonton secara langsung Jember Fashion Carnaval di Kota Jember.

Selamat Buat Dynand Fariz, Jember Fashion Carnaval dan Kota Jember, kalian telah menjadi salah satu perhatian dunia dan  menjadi karnaval dunia terheboh ke 4. (ias)

canvas4 octopus tribe4 spider3 venice

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: