Kagum 22 Program Kerja Bupati, Pemerintah Kanada Ajak Kolaborasi Pemkab Jember

Jember (titik0km.com) – Program Kerja Bupati Jember yakni 22 program kerja, ternyata berhasil memikat dan dikagumi Pemerintah Kanada, hal ini diketahui saat Pejabat Kedutaan Kanada berkunjung dan bertemu dengan Bupati Jember pada Selasa (17/9/2019), peretamuan yang digelar di Aula Tamyaloka Pendopo Pemkab Jember ini berlangsung dengan penuh keakraban.

“Kami baru kali ini datang ke Jember, dan kami mendengar banyak hal bagus tentang Bupati Faida melalui media dan juga melalui penelitian. Untuk itu, kami datang untuk bisa berdiskusi dan ngobrol dengannya,” ucap Geoffrey Dean selaku Political counselor atau kepala bagian politik dan urusan masyarakat Kegutaan Kanada.

Geoffrey Dean, menyampaikan, meski kunjungannya ini merupakan pertama kalinya ke Jember. Ia datang untuk mengeksplorasi dan membuat kesempatan untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember dengan Pemerintah Kanada, terlebih bupati menyampaiakan rencana-rencana masa depan.

“Kolaborasinya bisa jadi berbeda-beda. Itu hal yang kami mintai persetujuan di audiensi kali ini. Salah satuya tentang pendidikan. Tentu banyak potensi yang bisa menyebabkan kolaborasi,” katanya.

Sementara Bupati Jember, dalam kesempatan tersebut menyampaikan, banyak hal yang bisa dikomunikasikan dengan Pemerintah Kanada melalui kedutaan Kanada yang ada di Indonesia itu. “Diantaranya kita berharap mereka membantu kita kalau ada investasi ke Jember,” terang Bupati.

Bupati menyatakan kedutaan sudah mencatat harapan dan prioritas Pemerintah Kabupaten Jember. Hal itu termasuk dukungan untuk penataan masterplan kota. “Karena Kanada adalah salah satu kota modern yang mempunyai transportasi massal yang baik dan pengelolaan sampah yang baik,”

Pertemuan yang berlangsung lancar itu juga membahas tentang turis serta pendidikan. Untuk pendidikan, dimungkinkan adanya program yang bisa memberi kesempatan kepada siswa di Jember studi di Kanada sebelum ke keperguruan tinggi.

“Program ini tidak terlalu lama. Sekitar dua minggu sampai satu bulan. Sehingga lebih banyak siswa berksempatan belajar di luar negeri, dan akan memberikan pengalaman yang berharga buat mereka,” pungkas Bupati.  (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: