Kaos Dokter Kecil Ludes Terjual

JEMBER (titik0km.com)  Kaos Dokter KecilLuar biasa.Itulah yang tergambar dalam pelatihan ` Sehari Menjadi Dokter Kecil” yang digelar RS Bina Sehat Jember Sabtu (2/2/2013). Sebanyak kurang lebih 120 siswa tumplek blek ikut pelatihan sehari menjadi Dokter Kecil di laboratorium Mini Hospital RS Bina Sehat Jember. Kegiatan pelatihan sehari menjadi dokter kali ini diikuti oleh semua murid TK ABA II Kebonsari. Menariknya, kaos Dokter Kecil yang tersedia ludes dibeli peserta. Termasuk Boneka Bina Bani, maskot pelatihan pelatihan Dokter Kecil.

Panitia membagi menjadi 2 sesi untuk memaksimalkan kegiatan pelatihan yang diberikan baik dari segi jumlah maupun keefektifan waktu pelaksanaan. Peserta golombang pertama untuk TK A dimulai pukul 07.00 sedangkan untuk peserta gelombang kedua atau TK B baru di mulai pukul 09.00.

“Beberapa kali kegiatan memang kelas kami buka dalam dua sesi, ini kami peruntukkan untuk sekolah yang jumlah siswa yang diikutkan lebih dari 100 supaya semua siswa dapat mengikuti pelatihan dalam satu hari meskipun waktunya tidak bersamaan,” jelas drg. Yunita Puspitasari, Manager Marketing RS Bina Sehat di sela-sela memantau jalannya kegiatan kemarin.

Tidak hanya jumlah peserta saja yang banyak, tetapi karena hampir seluruh murid didampingi orang tuanya masing-masing, alhasil jumlah pengantarpun bisa dikatakan hampir sama dengan jumlah peserta. Ya, dengan jumlah peserta dan orang tua yang membludak ini membawa cerita menarik tersendiri.

Salah satu hal yang menarik tersebut dapat dilihat di stand Bazar yang menjual pernak-pernik dokter kecil seperti Pin Dokter kecil, Kaos Dokter Kecil serta Boneka maskot dokter kecil yaitu Boneka Bina dan Bani, serta berbagai souvenir Dokter Kecil. Para pengantar yang sebagian besar ibu-ibu tampak tertarik dengan kaos dokter kecil yang dijual. Saking banyaknya pembeli, stok kaos dokter kecil ludes terjual semuanya. Bahkan dari beberapa orang tua tampak ada yang kecewa karena tidak kebagian kaos tersebut.

bina dan bani“Kaos dokter kecil sudah habis dibeli oleh orang tua peserta, stok yang ada dikami juga habis terjual semuanya, banyak ibu-ibu yang berminat untuk membelikan anaknya kaos dokter kecil,” jelas Neny, salah seorang petugas stand.

Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan pelatihan dokter kecil hari ini, semua berjalan cukup lancar dan sukses. “Alhamdulillah pelaksanaan hari ini berjalan lancar mulai dari awal sampai akhir sesuai dengan jadwal yang telah disusun,” pungkas drg. Yunita Puspitasari, instruktur pelatihan. (fid)TK ABA II-02 Februari 2013_08TK ABA II-02 Februari 2013_07TK ABA II-02 Februari 2013_05TK ABA II-02 Februari 2013_04TK ABA II-02 Februari 2013_03TK ABA II-02 Februari 2013_02TK ABA II-02 Februari 2013_01TK ABA II-02 Februari 2013_06

6 thoughts on “Kaos Dokter Kecil Ludes Terjual

  1. “Alhamdulillah, kegiatannya sangat baik dan anak saya sangat senang mengikuti pelatihan sehari menjadi dokter kecil ini, dengan ikut pelatihan ini anak bisa tahu cara menggosok gigi yang benar dan yang paling penting tidak takut lagi ke dokter jika sakit,”

  2. “Senang sekali bisa ikut kegiatan ini karena menurut saya acaranya sangat bagus. Disamping anak saya dapat mengetahui cara menjaga kesehatan yang benar, anak saya juga menjadi tahu tentang nama-nama alat kesehatan yang digunakan di Rumah Sakit seperti mikroskop contohnya. Khusus untuk sesi yang terakhir saat pemutaran film ibu melahirkan saya merasa terharu sampai tidak terasa meneteskan air mata. Menurut saya ini pembelajaran yang baik bagi anak,”

  3. “Kegiatan ini memberikan edukasi kepada anak-anak untuk mengenal bagaimana cara merawat bayi, menolong korban kecelakaan dan banyak hal lainnya sehingga anak bertambah pengetahuannya. Tanggapan positif diberikan oleh semua wali murid terhadap kegiatan ini, bahkan dari 145 siswa kami sebanyak 115 siswa ikut serta dalam kegiatan dokter kecil, ini menunjukkan bahwa antusias siswa beserta seluruh wali murid sangat besar terhadap kegiatan ini,”

  4. “Kegiatannya bermanfaat sekali untuk pembelajaran anak kami. Dalam pelatihan sehari menjadi dokter kecil anak juga dapat praktek langsung tentang macam-macam profesi kesehatan. Selain itu dengan ikut kegiatan ini dari yang dulunya memori anak takut akan dokter dan seragam putih-putih sekarang menjadi lebih berani. Dari yang dulunya malas gosok gigi sekarang tidak lagi. Tentunya harapan kami dampak positif kegiatan ini tidak berhenti sampai disini, akan kami lanjutkan disekolah berupa praktek dari hasil pelatihan agar menlebih jadi bermakna bagi anak didik kami,”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: